Vaksinasi di Universitas Muhammadiyah Magelang, Sejumlah Peserta Takut Jarum Suntik

Gubernur Jateng Ganjar Pranowo memantau pelaksanaan vaksinasi massal di Universitas Muhammadiyah Magelang, Rabu (8/9).
Gubernur Jateng Ganjar Pranowo memantau pelaksanaan vaksinasi massal di Universitas Muhammadiyah Magelang, Rabu (8/9).

MAGELANG (Awal.id) –  Ada pemandangan yang menarik dari pelaksanaan program vaksinasi massal Covid-19 yang diselenggarakan Universitas Muhammadiyah Magelang (Unimma), di Gedung Fakultas Ilmu Kesehatan Kampus II Unimma, Rabu (8/9).

Sejumlah peserta yang menjadi sasaran vaksinasi Covid-19 ternyata takut terhadap jarum suntik. Ketakutan terhadap benda kecil berujung  tajam itu membuat petugas yang melakukan penyuntikan menjadi kesulitan untuk memasukkan cairan antivirus ke tubuh para calon penerima vaksinasi.

Baca Juga:  Bincang Bareng Doktor USM, Rektor: Doktor Tak Sekadar Gelar

Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo yang memantau langsung kegiatan vaksinasi massal ini pun langsung mendekati peserta yang masih merinding melihat jarum suntik.

“Pak jenengan kerja di mana? Tahu di sini ada vaksin dari mana? Kok baru sekarang vaksin?,” sapa Ganjar kepada peserta vaksin bernama Suparman.

“Bengkel tabung pak, (tahu) dari pabrik, baru sekarang karena takut,” ujar Suparman.

“Pak jenengan lebih takut mana, takut disuntik opo diseneni bojone?, Wis ayo pak gek ndang disuntik, tak deloki hayo, mosok awake gede kok jirih (badannya besar kok penakut),” ungkap Ganjar.

Baca Juga:  Tak Hanya Megono, Berikut Kuliner Khas Pekalongan yang Tak Kalah Enak

Pada kesempatan itu, Ganjar tidak lupa mengucapkan berterima kasih atas kerja sama antara Pemerintah Kabupaten dan Kota Magelang, TNI, Polri, serta lembaga lainnya dalam menggelar program vaksinasi Covid-19 secara massal.

Vaksinasi di Unimma ini mengambil tema “Bergerak Menginspirasi Vaksinasi Untuk Negeri” tersebut digelar hingga 11 September. Sentra vaksinasi ini menargetkan bisa menyuntikkan 5.000 dosis vaksin. (is)

Sharing:

You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *