Selain Jepang, Produk UKM Jateng Juga Diminati Pasar Eropa

SEMARANG (Awal.id) – Selain pasar Jepang, produk UKM Jateng ternyata juga diminati pasar Eropa, khususnya produk furnitur. Pasar di Benua Biru itu sangat terbuka untuk mebel asal Jateng.
Terkait hal itu, Dinas Koperasi dan UKM (Dinkop UKM) Jawa Tengah bekerjasama dengan Bank Indonesia, Kadin dan PT Adhyata akan mengirim sample produk furnitur ke Belgia. Di sana, produk mebel asal Jateng akan dipamerkan selama satu tahun di Borgerhub.
Kepala Dinkop UKM Jateng, Ema Rachmawati mengatakan, pihaknya tengah mempersiapkan para UKM di bidang furnitur, untuk mengirim produk mereka.
“Siap, nanti mudah-mudahan pada 1 Oktober kirim produk sampel ke Belgia, satu kontainer 40 feet, sekitar 50 ton furnitur dari Jateng. Kebanyakan yang disukai meja fosil,” urainya.
Ema juga mengatakan, nantinya akan dibentuk badan promosi dan pemasaran Indonesia-Belgia. Selain itu akan ada peluang pemasaran produk Jateng melalui marketplace di Belgia.
Adapun, untuk biaya pengiriman produk furnitur ditanggung sepenuhnya oleh Bank Indonesia. Sementara, untuk gelaran UKM Virtual Expo (UVO) 2021, didukung oleh Bank Jateng
Terkait transaksi UVO 2021, dari catatannya, transaksi berjalan barang furnitur mencapai sekitar Rp 200 juta. (is)



















