Gugah Selera, Aston Inn Pandanaran Menghadirkan Varian Babat Ala Chef

SEMARANG (Awal.id) – Indonesia kaya akan jenis masakan dengan beragam jenis dan ciri khasnya, salah satunya adalah makanan dari olahan jeroan babat.

Jeroan babat banyak digunakan sebagai bahan dasar makanan seperti nasi goreng babat, babat gongso maupun untuk serundeng seperti yang dihadirkan ASTON Inn Pandanaran Semarang yaitu nasi goreng babat gongso dan serundeng babat.

Serundeng merupakan salah satu makanan khas Indonesia, terbuat dari parutan kelapa  yang digoreng hingga kuning kecoklatan dengan bumbu-bumbu seperti bawang bombay, cabai, bawang putih, bawang merah, ketumbar, kunyit, gula, asam jawa, daun salam, daun jeruk dan lengkuas.

Baca Juga:  Sebanyak 70 Pianis Unjuk Gigi di Acara 55 Tahun Yusditira Musik

Kepopuleran serundeng menginspirasi Executive Chef Ganjar Tri Saputra untuk membuat Serundeng dengan berbahan dasar babat.

Jeroan babat bila diolah dengan cara yang kurang tepat maka akan berdampak terhadap kealotan dan baunya. Dalam proses pembuatan serundeng babat ini, yang pertama adalah memilih babatnya kemudian di bersihkan dan direbus dengan rempah – rempah selama 4 jam dan 3 kali penggantian air.

Setelah itu ditumis kering dengan rempah – rempah serta cabe sehingga menghasilkan rasa pedas dan gurih yang sangat nikmat dan cocok sebagai tambahan  lauk. Serundeng babat  tersedia di ASTON Inn Pandanaran Semarang dengan ukuran 115gr.

Baca Juga:  Pitstop Music, Resto And Bar, Tempat Nongkrong dan Belanja Keluarga Sambil Nikmati Alunan Musik

“Selain Serundeng Babat kami menghadirkan Signature Dish yang mengangkat makanan khas kota Semarang yaitu Nasi Goreng Babat Gongso,” ujar Executive Chef Ganjar Tri Saputra.

Mengolah  babat untuk nasi goreng berbeda dengan serundeng babat,  trik nya adalah dengan merebus babat selama 3 Jam dan mengganti airnya sebanyak 3 kali sehingga menghasilkan daging yang empuk serta yang tidak tercium aroma tidak sedap.

Keunggulan dari olahan nasi goreng babat gongso yang dibuat oleh Executive Chef Ganjar Tri Saputra adalah babatnya ada di taburan gongsonya dan babat di nasi gorengnya diolah kembali menjadi babat gongso sehingga membuat bumbu menjadi sangat meresap.

Baca Juga:  Kepala BKKBN Puji Program dan Keseriusan Jateng Tangani Stunting

Meskipun masih dalam situasi pandemi kami selalu berinovasi dan berkreatifitas dengan menciptakan hidangan – hidangan spesial seperti Serundeng Babat dan Nasi Goreng Babat Gongso.  Selain itu kami ingin mengangkat kembali  makanan daerah yang mempunyai cita rasa khas,” tambah Ganjar Tri Saputra.

Sharing:

You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *