Sriboga UKM, Payungi Pelaku Industri Kreatif untuk Tingkatkan Daya Saing Produk

SEMARANG (Awal.id) – Pesatnya pertumbuhan industri kreatif di Indonesia, semakin menunjukkan bahwa ekonomi Indonesia mampu berinovasi dan bersaing dengan negara lainnya. Hal tersebut juga menunjukkan bahwa perekonomian di Indonesia selangkah lebih maju.
Perkembangan global turut pula berpengaruh pada perekonomian. Kreativitas sangat dibutuhkan di era globalisasi, seperti saat ini. Hal ini akibat tingkat persaingan semakin meningkat dan ketat di antara para pelaku ekonomi.
Khususnya pebisnis yang baru merintis Usaha Kecil Menengah (UKM), yang mungkin masih kebingungan dengan penerapan strategi yang dituntut serba digital ini.
PT Sriboga Flour Mill memiliki strategi tersendiri untuk menggandeng para UKM ini agar bisa tetap survive, apalagi di era pandemi seperti ini. Melalui slogan “BERSAMA SRIBOGA UKM HEBAT UKM MENANG UKM MAJU” Sriboga memayungi para UKM ini agar bisa tumbuh bersama untuk kebangkitan bisnis dan dan negeri ini.
Dalam acara live IG “Ngos-Ngosan” yang dipandu Rachman Polalo di Studio Awal.id, Jumat, (20/8), Manager UKM PT Sriboga Flour Mill, Irfan Wahyudi menjelaskan awal mula program UKM sebagai bentuk dedikasi dan komitmen perusahaannya untuk bergerak bersama serta mendapatkan hasil yang terbaik.
“Awal mulanya kami prihatin, melihat langsung ada UKM yang mogok produksi akibat mesin rusak dan tidak siap terbentur biaya serta strategi manajemen yang tidak tertata. Lalu sebagai bentuk dedikasi kami, kita bentuklah program UKM,” jelas Irfan.

Menurut Irfan, sampai saat ini telah ada ribuan UKM di seluruh Pulau Jawa yang tergabung dalam program Sriboga UKM.
“Sampai saat ini, program UKM yang tergabung sebanyak 3.500 UKM se-Pulau Jawa yang tergabung lebih 180 komunitas. Agar lebih terorganisir, dalam komunitas itu ada ada program koperasi,” tambahnya.
Bergulat dengan semakin luasnya era digital marketing, Sriboga memiliki juga progam webinar “Sriboga UKM Class”. Yang dalam webinar tersebut akan dilakukan pelatihan penjualan produk UKM secara digital.
“Di era sekarang ini, apalagi pandemi seperti sekarang, kita sebagai salah satu pondasi perekonomian neeri harus memanfaatkan digital marketing. Disamping itu juga kita lakukan pendampingan secara manajemen terukur,” ujar Irfan.
Selain itu, Sriboga juga memiliki program beasiswa untuk putra-putri produsen UKM berbasis terigu dan sudah terdaftar menjadi angota UKM Sriboga.
“Dengan beasiswa ini nantinya calon beasiswawan yang lolos seleksi dapat meneruskan jenjang kuliah di IKOPIN Bandung. Syaratnya harus lulus SMA pada tahun seleksi, nilai UN minimal 8, dan harus berkomitmen memiliki IP (Indeks Poin) diatas 3 selama kuliah,” tandasnya. (is)



















