Jumlah Pasien Isolasi Mandiri di Kota Semarang Menurun

Kepala Dinas Kesehatan Kota Semarang, Abdul Hakam
Kepala Dinas Kesehatan Kota Semarang, Abdul Hakam

SEMARANG (Awal.id) – Pemerintah Kota Semarang manyatakan jumlah pasien isolasi mandiri akibat Covid-19 di wilayah Ibu Kota Jawa Tengah ini berangsur menurun.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Semarang, Abdul Hakam menjelaskan saat ini hanya tersisa 70 orang pasien yang menjalani isolasi mandiri di wilayah Semarang.

“Pada periode Juni hingga Juli, diketahui terdapat  sekitar 2.400 orang yang menjalani isolasi mandiri. Namun, saat ini hanya tersisa 70 orang saja,” papar Hakam., Kamis (12/8).

Baca Juga:  Apel Komitmen Pembangunan Zona Integritas tahun 2023, Kajati Jateng Made Suarnawan : Birokrasi Ideal adalah Melayani Masyarakat

Guna menekan kasus Covid-19, lanjut Hakam, penerapan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) oleh Pemerintah juga sangat efektif.

“Pelaksanaan vaksinasi dan penerapan protokol kesehatan yang ketat yang kita terbukti mampu menekan penyebaran Covid-19 di Kota Semarang ini,” jelas Hakam.

Dia menambahkan tidak semua pasien yang menjalani isolasi mandiri mau dipindah di tempat isolasi mandiri terpusat atau rumah sakit.

“Meski banyak pasien yang menolak untuk dipindahkan ke isolasi mandiri pusat atau rumah sakit, kami akan tetap memantau. Kalau pasien dalam kondisi dan saturasi menurun tetap akan harus dipindahkan,” tandas Hakam.

Baca Juga:  Jokowi Hadiri Syukuran Bareng Ribuan Petani Perhutanan Sosial

Diketahui menurut data dari halaman website resmi milik Pemerintah Kota Semarang https://siagacorona.semarangkota.go.id per hari ini, jumlah pasien COovid-19 dan yang masih menjalani perawatan mencapai 521 orang. Sementara jumlah pasien yang meninggal akibat Covid-19 tercatat mencapai 6.147 orang. (is)

Sharing:

You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *