Meski Kasus Covid-19 Turun, Pemkot Semarang Tetap Siagakan Tempat Isolasi
SEMARANG (Awal.id) – Pemerintah Kota Semarang tetap menyiagakan tempat isolasi bagi penderita Covid-19, meski kasus paparan virus itu sudah mengalami penurunan.
Wali Kota Semarang, Hendrar Prihadi mengatakan saat ini terdapat delapan tempat isolasi terpusat yang tersebar di berbagai wilayah di Jawa Tengah. Khusus kasus aktif Covid-19 di Kota Semarang, lanjut dia, sudah mulai turun, dengan tingkat kesembuhan sudah mencapai 93,8 persen.
“Tingkat keterisian tempat tidur di berbagai rumah sakit juga sudah menyentuh angka 56,2 persen, meski di ruang gawat darurat masih cukup tinggi tingkat keterisiannya,” papar Hendi sapaan akrab Wali Kota Semarang tersebut.
Menurut Hendi, penyiagaan tempat-tempat isolasi itu dimaksudkan untuk mengantisipasi kemungkinan adanya kasus baru, menyusul pelaksanaan Idul Adha dua minggu lalu.
“Apabila tren penularan Covid-19 terus mengalami penurunan, kami akan melakukan penutupan secara bertahap tempat-tempat isolasi di sekitar Kota Semarang,” ujar Hendi.
Berdasarkan data dari situs resmi Pemerintah Kota Semarang https://siagacorona.semarangkota.go.id hingga hari ini, jumlah kasus pasien yang terkonfirmasi Covid-19 mencapai 1.493 orang. Sedangkan kasus meninggal tercatat mencapai 5.597 orang. (is)



















