Jateng Per Hari Butuh 424.940 Meter Kubik Oksigen

Pj Sekda Jateng, Prasetyo Aribowo mendampingi Gubernur Jateng, Ganjar Pranowo rapat koordinasi Covid-19 di kantor gubernuran, Senin (5/7)
Pj Sekda Jateng, Prasetyo Aribowo mendampingi Gubernur Jateng, Ganjar Pranowo rapat koordinasi Covid-19 di kantor gubernuran, Senin (5/7)

SEMARANG (Awal.id) – Pj Sekda Jateng, Prasetyo Aribowo menerangkan, kebutuhan oksigen di Jateng saat ini sekitar 424.940 meter kubik per hari.

Jumlah itu, menurut Sekda Prasetyo, digunakan untuk pemenuhan pasien di ICU maupun isolasi di rumah sakit serta tempat isolasi terpusat.

“Kami juga telah berkoordinasi dengan seluruh perusahaan penyedia oksigen dalam rangka pemenuhan ini. Kami juga melakukan pendataan terkait kebutuhan real di lapangan agar manajemennya terkendali,” papar Sekda Jateng pada rapat koordinasi Covid-19 yang dipimpin Gubernur Jateng, Ganjar Pranowo di kantor gubernuran, Senin (5/7).

Pada rapat koordinasi tersebut, selain membentuk Satgas Oksigen, Gubernur Ganjar juga melakukan strategi kedua yakni konversi oksigen nonkesehatan semuanya untuk kesehatan. Selain itu, upaya penambahan stok dan penyediaan Isotank dilakukan dengan cepat.

“Oksigen ini kendalanya stok, jadi memang menipis. Maka kemarin kita rapat dengan pemerintah pusat, untuk menambah tangki-tangki besar. Maka sudah didatangkan Isotank dari Morowali untuk kebutuhan ini,” ucapnya.

Termasuk ada rencana mengkonversi tangki lain untuk tempat oksigen. Juga ada rencana pengadaan tangki dari impor.

“Nasional sudah berpikir keras soal ini, tapi karena ini butuhnya cepat, maka kami membentuk Satgas Oksigen ini untuk memastikan di daerah aman,” pungkasnya. (is)

Sharing:

You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *