Eko Yuli Irawan, Putra Tukang Becak yang Mengharumkan Indonesia di Olimpiade Tokyo 2020

Eko Yuni Irawan
Eko Yuni Irawan

JAKARTA, (Awal.id) – Lifter Eko Yuli Irawan kembali mengharumkan Indonesia dalam laga Olimpiade Tokyo 2020. Pemuda asal Lampung itu meraih medali perak pada cabang olahraga (cabor) angkat besi, Minggu (25/07).

Lahir dari pasangan keluarga sederhana, ayahnya seorang tukang becak, ibunya adalah penjual sayur, Eko baru bisa berlatih angkat besi setelah selesai menggembala kambing milik orang lain. Keterbatasan ekonomi keluarga tidak menyurutkan langkah dan semangatnya untuk menekuni olahraga angkat berat yang membutuhkan tenaga prima.

Baca Juga:  Tragedi Kanjuruhan, Presiden Minta Liga 1 Dihentikan Sementara

“Terima kasih atas dukungan masyarakat Indonesia selama ini. Mohon maaf belum bisa memberikan medali emas sebagaimana cita-cita saya juga,” ujar Eko dalam kesempatan setelah penerimaan medali.

Eko Yuni Irawan menerima medali emas di cabor angkat besi

Eko Yuli Irawan menerima medali emas di cabor angkat besi

Sebelumnya Eko juga meraih medali pada Olimpiade Beijing 2008 dan London 2012, serta Olimpiade Rio de Janeiro 2016. Pada tahun ini Eko dikalahkan oleh Oscar Figueroa, delegasi dari Kolombia.

Baca Juga:  Tingkatkan Kekebalan Komunal Hewan Ternak, Ferry Desak Pemerintah Segera Tambah Alokasi Bantuan Vaksin PMK

Pemuda kelahiran 24 Juli 1989 juga menyampaikan, kegagalannya meraih medali emas tahun ini karena persiapan tidak maksimal akibat situasi pandemic. Kondisi yang melanda tanah air inilah yang mempengaruhi proses latihan Yuli. (is)

Sharing:

You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *