Dimulai 12 Juli, PPKM Darurat Tambah 15 Daerah Luar Jawa-Bali

Airlangga Hartarto
Airlangga Hartarto

JAKARTA (Awal.id) – Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat di Pulau Jawa dan Bali, secara resmi akan diperluas mulai 12 Juli atau Senin pekan depan. Setidaknya sebanyak 15 daerah di luar Jawa Bali juga akan diberlakukan PPKM Darurat tersebut.

“Pemerintah dorong beberapa daerah untuk diberlakukan PPKM Darurat,” ujar Ketua Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KCP-PEN) sekaligus Menko Perekonomian, Airlangga Hartarto, Jumat (9/7) malam.

Ke-15 daerah tersebut di antaranya Kota Tanjung Pinang, Singkawang, Padang Panjang, Balikpapan, Bandar Lampung, Pontianak, Manokwari, Sorong, Batam, Bontang, Bukittingi, Berau, Padang, Mataram dan Kota Medan.

Sebelumnya, PPKM Darurat Jawa Bali telah lebih dulu diberlakukan sejak 3 Juli lalu hingga 20 Juli mendatang. Dalam perkembangannya, sejumlah dorongan juga disampaikan sejumlah pihak agar PPKM Darurat diberlakukan hingga di luar Pulau Jawa-Bali.

Hal sama disampaiian Ketua Satgas Covid-19 Ikatan Dokter Indonesia (IDI), Zubairi Djoerban. Menurut Zubairi, pihaknya mendorong PPKM Darurat diperluas mengingat lonjakan kasus virus corona (Covid-19) di Indonesia terus terjadi.

Zubairi menilai positivity rate Indonesia yang tak kunjung di bawah 5 persen menunjukkan bahwa sejatinya sebaran Covid-19 sudah merebak tak hanya di Jawa-Bali, melainkan di luar dua pulau itu.

Positivity rate adalah perbandingan antara jumlah kasus positif Covid-19 dengan jumlah tes yang dilakukan. Bahkan apabila dilihat dari sebaran kasus Covid-19 akhir-akhir ini, 10 besar tertinggi juga kerap disumbang oleh sejumlah daerah di Sumatera dan Kalimantan. (is)

Sharing:

You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *