Belasan Dosen Terpapar Covid-19, Kampus IAIN Salatiga Dilockdown

SALATIGA (Awal.id) – Belasan dosen Institute Agama Islam Negeri (IAIN) Kota Salatiga terpapar Covid-19. Kepastian ini terungkap setelah mereka menjalani tes PCR.

Akibat peristiwa tersebut, pimpinan IAIN Salatiga mengambil kebijakan untuk me-lockdown kampus untuk sementara waktu. Kebijakan lockdown ini dipandang perlu dilakukan untuk menghindari penyebaran virus corona di tempat perkuliahan sekaligus menyelamatkan seluruh pegawai, baik dosen, staf dan mahasiswa.

Sementara untuk pelayanan akademi, pihak IAIN Salatiga mengalihkan ke sistem online. Sejak diketahui belasan dosen terpapar Covid, kampus IAIN terlihat lengang dan pintu masuk ke perguruan tinggi itu dikunci rapat dari dalam.

Selama lockdown, pengamanan kampus dilakukan petugas keamanan. Mereka siap berjaga 24 jam untuk mengamankan kampus dari kemungkinan orang yang masuk ke lokasi tersebut.

Untuk sementara, pelayanan akademik dialihkan ke sistem online.  Kampus IAIN Kota Salatiga nampak terkunci rapat dari dalam, Rabu (30/6/2021). Kampus terlihat sepi dan tidak ada aktivitas berarti. Hanya beberapa petugas security yang terlihat berjaga di halaman kampus.

Kabag Umum IAIN Kota Salatiga Diah Rochati menjelaskan kegiatan akademi IAIN Salatiga tetap berjalan, meski sejumlah dosen terpapar Covid-19. “Semua pelayanan akademik dilakukan secara online. Legalisir, pendaftaran mahasiswa dan administrasi semua dilakukan lewat online,” katanya.

Menurut Diah, untuk mengantisipasi penularan Covid-19, pihak kampus akan melakukan sterilisasi seluruh area, baik di dalam ruangan maupun di luar ruangan.

“Seluruh area Kampus IAIN akan disemprot dulu dengan desinfektan. Operasional kampus akan dimulai lagi Senin pekan depan dengan menerapkan sistem, 25 persen bekerja di kantor dan 75 persen bekerja di rumah,” tandasnya. (*)

Sharing:

You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *