Penerapan Selasa Jadi Hari Angkutan Umum, Ketua DPRD Kota Semarang Pilih Naik Angkot untuk Ngantor

Ketua DPRD Kota Semarang Kadarlusman naik angkot untuk melaksanakan penetapan hari Selasa sebagai Hari Angkutan Umum oleh Wali Kota Semarang.
Ketua DPRD Kota Semarang Kadarlusman naik angkot untuk melaksanakan penetapan hari Selasa sebagai Hari Angkutan Umum oleh Wali Kota Semarang.

SEMARANG (Awal.id) – Kadarlusman, Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Semarang, memilih naik angkot untuk berangkat ke kantornya hari ini, Selasa (8/6).

Hari ini merupakan hari pertama penerapan imbauan Wali Kota Semarang, Hendrar Prihadi yang mewajibkan semua pegawai di lingkungan Pemkot Semarang berangkat menggunakan kendaraan umum.

Pilus sapaan akrab Kadarlusman mengatakan, sebenarnya hari ini dia ingin naik BRT dari rumahnya yang berada di daerah Mangkang menuju kantornya yang terletak di Jalan Pemuda.

Tapi Pilus mengurungkan niatnya lantaran melihat situasi dan kondisi pengusaha transportasi, angkot terutamanya yang saat ini sepi penumpang.

“Sebenarnya ingin naik BRT, tapi angkot sepi, tidak seperti saat sebelum pandemi. Akhirnya naik angkot saja sekalian berbagi rezeki dengan sopir,” ujar Pilus.

Pilus menambahkan protokol kesehatan juga diterapkan di angkot. Jadi masyarakat diimbau untuk tidak khawatir jika menaiki transportasi umum apapun, apalagi setiap Selasa selama satu bulan ke depan seluruh pegawai di lingkungan Pemkot Semarang diwajibkan berangkat dan pulang tanpa kendaraan pribadi.

Pilus berharap, gerakan ini bisa diikuti oleh masyarakat Kota Semarang. “Ini kan baru uji coba. Tujuan Pak Wali Kota itu ingin mengurangi polusi dan kebisingan akibat banyaknya kendaraan pribadi di jalanan,harapanya gerakan ini bisa diikuti oleh masyarakat,” papar Pilus. (is)

Sharing:

You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *