Kejurprov Catur Online Percasi Jateng 2021, Kota Semarang Peringkat Dua, Salatiga Sabet Gelar Juara Umum

Kontingen Kota Semarang yang berlaga di Kejurprov Catur Online Percasi Jateng berfoto bersama seusai pertandingan.
Kontingen Kota Semarang yang berlaga di Kejurprov Catur Online Percasi Jateng berfoto bersama seusai pertandingan.

SEMARANG (Awal.id) – Kontingen Kota Semarang menduduki peringkat kedua pada Kejuaraan Provinsi (Kejurprov) Catur Online, Percasi Jawa Tengah 2021 yang digelar secara daring, 18-20 Juni.

Sementara gelar juara umum Kejurprov Catur Online 2021 disabet Kota Salatiga yang mengumpulkan medali terbanyak, 7 emas, 2 perak dan 5 perunggu.

Kota Semarang yang sebelumnya diunggulkan bakal meraih gelar juara umum pada Kejurprov kali ini membukukan 5 emas, 4 perak dan 3 perunggu, sehingga harus puas sebagai runner up. Sedangkan peringkat ketiga diisi Kabupaten Banyumas dengan mengantongi 4 emas, 7 perak dan 6 perunggu.

Kejurprov Catur Online Percasi Jateng yang diselenggarakan pada musim pandemi Covid-19 diikuti 28 daerah, sedangkan enam daerah tidak pengirimkan wakilnya.

Keenam daerah yang tidak ambil bagian pada kejurprov ini, yakni Boyolali,Karanganyar, Kendal, Kota Pekalongan, Kudus dan Wonosobo.

Kejuaraan Catur Online yang pertama kali digelar Percasi Jateng tersebut sempat diwarnai aksi take down (dimatikan) akun para pecatur Kota Semarang, oleh orang yang tidak bertanggung jawab.

Akibatnya, dua pecatur putri andalan Kota Semarang tidak bisa mengases akun miliknya, sehingga tidak bisa tampil.

Terlepas adanya kekurangan tersebut, Panitia Kejuaraan Dr Noor Wachid akhirnya dapat menuntaskan 28 kategori pertandingan catur yang memperebutkan 81 keping medali.

Sedangkan kategori yang dipertandingkan, yakni Catur Kilat Terbuka; Catur Kilat Yunior Putra A, B, C, E, F; Catur Kilat Senior Putri; Catur Kilat Yunior Putri A, B, C, D, F; Catur Cepat Terbuka, Cepat Yunior Putra A, B, C, D, E, F; Catur Cepat Senior Putri dan Catur Cepat Yunior Putri A, B, C, D, E, F.

Ketua Percasi Kota Semarang Didik Saktiajo Skom bersama Wakil Ketua Percasi Kota Semarang, Ir Eko Budi Santoso MT

Ketua Percasi Kota Semarang Didik Saktiajo Skom bersama Wakil Ketua Percasi Kota Semarang, Ir Eko Budi Santoso MT

Aksi Hecker

Menanggapi aksi pematian akun para pecatur andalannya, Ketua Percasi Kota Semarang Didik Saktiaji menyesalkan adanya kejadian tersebut. Dia mensinyalir aksi yang dilakukan hecker yang mematikan akun Zahra Chumara Amelian Hanfin SPd WFN, Angel RuthNugroho dan Sebastian, merupakan bentuk kecurangan yang nyata.

“Semua pecatur Jateng sudah tahu, Zahra dan Angel Ruth menjadi nominasi untuk meraih medali emas dan perak di kategori catur senior.  Sebelum Kejurprov, akun mereka bisa, tapi saat mau bertanding tiba-tiba akunnya tidak bisa dibuka. Ini kan sama saja, medali emas sudah di depan mata Semarang, tapi dirampok,” katanya.

Kendati demikian, Didik mengaku tidak menyalahkan panitia penyelenggara, karena kesalahan ini dilakukan oleh pihak-pihak yang tidak menginginkan Kota Semarang meraih gelar juara umum,” ujarnya.

Khusus kepada atlet, kontingan tim, dan pengurus Percasi Semarang, Didik mengucapkan terima kasih atas perjuangan mereka untuk mengantarkan para pecatur didiknya untuk meraih prestasi yang tinggi.

“Terima kasih atas perjuangan dan kepedulian para insan catur Kota Semarang. Tahun ini, kita memang belum bisa merebut gelar juara umum Kejurprov, tapi saya yakin dengan kekompokan dan semangat teman-teman, Kota Semarang di tahun-tahun mendatang bisa meraih hasil yang lebih baik,” tandas Didik.

Klasemen Perolehan Medali

        Daerah                    Emas    Perak    Perunggu

  1. Salatiga                   7            2                5
  2. Kota Semarang      5            4                3
  3. Banyumas               4            7                6
  4. Temanggung          3            1                1
  5. Jepara                     3             –                3
  6. Brebes                     2             –                1
  7. Purworejo               1             3                –
  8. Purbalingga            1             2               –
  9. Kab Semarang       1              –               –
  10. . Sukoharjo              1              –               –
  11. . Blora                       –               3              3
  12. . Cilacap                    –              3              2
  13. . Wonogiri                –              1               1
  14. . Kota Tegal              –              1               –
  15. . Rembang                –              1               –
  16. . Banjarnegara         –               –              1
  17. . Grobogan                 –              –               1
  18. . Surakarta                –              –                1
  19. . Batang                     –              –                –
  20. . Demak                     –              –               –
  21. . Kebumen                –               –               –
  22. . Klaten                      –               –               –
  23. . Kota Magelang      –               –               –
  24. . Kab Magelang       –               –               –
  25. . Pati                           –               –               –
  26. . Kab Pekalongan  –               –                 –
  27. .Pemalang                –               –                 –
  28. . Sragen                     –               –                 –
  29. Kab Tegal                 –               –                 – (*)
Sharing:

You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *