Bunker Coffee & Bistro, Tempat Nongkrong Asyik untuk Komunitas

Dzul, manager Bunker Coffee & Bistro
Dzul, manager Bunker Coffee & Bistro

SEMARANG (Awal.id) – Bunker Coffee & Bistro yang berdiri pada awal Agustus 2020 di Jalan Imam Bonjol 175, Semarang, kini sudah menjadi bahan perbincangan kalangan kawula muda yang hobi nongkrong.

Dengan menggelar nuansa tempat nongkrong yang berbeda dari konsep cafe lainnya, membuat Bunker Semarang memiliki ciri khas tersendiri, sehingga mampu memanjakan para pengunjungnya.

Tak cuma soal minuman kopi dan menu makanannya saja, Bunker juga memiliki kelebihan berbeda, yakni suasana nyaman yang menjadi salah satu konsep untuk membuat pengunjung betah nongkrong.

Tak mengherankan jika banyak anak muda yang hobi nongkrong memilih Bunker sebagai bascamp yang mengasyikkan untuk mereka. Pintu Bunker Coffee & Bistro juga akan terbuka lebar untuk para komunitas yang ingin mengadakan kegiatan di tempat ini.

Dengan jargon “Your daily shelter of hideaway” (tempat persembunyian harian Anda), Bunker Coffee & Bistro merupakan tempat santai yang mana para pengunjung bisa berleha-leha sambil mengerjakan tugas kantor, kuliah dengan nyaman layaknya rumah sendiri.

Manager Bunker Coffee & Bistro, Dzul Fawaid Ahmad (25) kepada awal.id, Rabu (16/6), mengatakan Bunker siap mendukung dan memberikan wadah khusus bagi para komunitas di Kota Semarang yang ingin mengadakan kegiatan seperti event, charity, ghatering dan kegiatan komunitas lainnya.

“Kami siap mendukung dan memberikan ruang/wadah bagi mereka (para komunitas) yang ingin membuat event. Bunker ini siap mewadahi temen-temen yang berkomunitas. Jadi kalau bisa dibilang spiritnya itu, comunity bascamp,” ujar pria muda yang sering disapa Dzul.

Seorang pengunjung menikmati kopi di ruang sofa sambil baca buku kesukaan

Seorang pengunjung menikmati kopi di ruang sofa sambil baca buku kesukaan

Dzul mangatakan Bunker sudah memiliki komitmen untuk membuat event apapun yang berhubungan dengan musik, gaya hidup anak muda, dan otomotif.

“Karena dari awal kita sudah komit untuk bikin event apapun yang berhubungan dengan para komunitas ini. Jadi kita juga bisa memberikan kemudahanlah, selain itu mereka mau bikin apapun, jejaring, bikin event, kita coba profit hal-hal yang memudahkan buat mereka,” katanya.

Bagi Dzul soal minum kopi sudah tidak ada lagi yang bisa diromantiskan dari kopi, dan tempat nongkrong itu tak melulu soal apa yang kamu minum dan makan di sini, tapi soal apa yang nantinya akan pengunjung lakukan di sini.

Pada akhirnya Bunker tidak hanya menjadi tempat untuk sekadar nongkrong minum kopi terus pulang, karena Dzul ingin setiap orang yang datang dan setelah pulang dari Bunker punya velio yang mereka bisa dapatkan.

Titis Rahmawati (19), pengunjung asal Jepara, mengatakan Bunker Coffee & Bistro merupakan tempat ternyaman di Kota semarang yang pernah dijumpainya.

“Jujur Bunker tempat favorit saya. Pas pertama kali kenal tempat ini, saya sudah mulai jatuh cinta. Tempatnya nyaman dan enak kalau buat nongkrong bareng temen-temen. Saya betah kok di sini. Menu kopi, cemilan, dan makanannya juga enak, lezat dan mantab banget dech pokoknya,” kata Titis.

Bunker tak hanya menjadi tempat yang nyaman buat para pengunjung, selain fasilitasnya yang lengkap, Bunker juga menyediakan tempat untuk mereka yang hobi baca buku. Bunker memiliki empat ruangan yang terdiri dari, ruang terbuka, ruang ber-AC, ruang untuk meroko, dan ruang sofa santai. (is)

Sharing:

You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *