Tak Ada Perayaan Waisak di Candi Borobudur, Umat Buddha Diminta Sabar

Bhiku dan umat Buddha melakukan ritual pradaksina, memutari candi sebanyak tiga kali searah jarum jam di Candi Borobudur, Magelang, Jawa Tengah, Rabu (26/5/2021). Detik-detik Tri Suci Waisak 2565 BE tahun 2021 yang mengangkat tema ‘Bangkit Bersatu untuk Indonesia Maju’ itu jatuh pada 26 Mei 2021, pukul 18.13.30 WIB.

MAGELANG (Awal.id) – Perayaan Waisak di Taman Wisata Candi Borobudur tahun 2021 kembali ditiadakan seperti tahun lalu. Masih adanya ancaman penyebaran Covid-19 ini membuat peringatan Hari Raya umat Buddha hanya digelar secara daring.

“Melihat situasi perkembangan saat ini pandemi Covid-19 yang masih berlangsung, maka kegiatan Waisak tahun 2021 tidak dilakukan di Borobudur,” kata Customer Experience Manager Tamam Wisata Candi Borobudur, Ikhsan Tarimo, Selasa, Rabu (25/5).

Menurut Ikhsan, sebelum pandemi Covid-19 melanda Indonesia, kegiatan seremonial Waisak biasanya digelar di lokasi zona II yang dikelola oleh PT Taman Wisata Candi Borobudur, Prambanan dan Ratu Boko (PT TWC), yakni di Taman Lumbini.

Sementara di zona I yang dikelola oleh Balai Konservasi Borobudur (BKB) untuk kegiatan ritual atau ibadah termasuk detik-detik Waisak.

Sekretaris Umum Wihara Mendut Wahyu Utomo mengatakan umat Buddha harus bersabar untuk bisa melaksanakan kembali perayaan Waisak di Candi Borobudur. Kendati perayaan tidak bisa digelar secara langsung, namun peringatan hari raya umat Buddha masih bisa digelar secara virtual.

Tema Waisak yang digaungkan oleh Sangha Teravada Indonesia pada perayaan Waisak 2565 BE/2021 adalah Cinta Kasih Membangun Keluhuran Bangsa.

“Perayaan Waisak ini maknanya tetap, meskipun perayaannya tidak dilakukan secara offline, kami melalui media sosial, Youtube dan akun-akun yang bisa terakses secara virtual,” kata Wahyu. (*)

Sharing:

You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *