Angkut Pemudik ke Jateng, Travel Gelap Bakal Dikandangkan

Dirlantas Polda Jateng Kombes Pol Rudy Syafirudin
Dirlantas Polda Jateng Kombes Pol Rudy Syafirudin

SEMARANG (Awal.id) – Dirlantas Polda Jateng Kombes Pol Rudy Syafirudin menegaskan bakal menilang dan mengandangkan kendaraan travel gelap yang nekat mengangkut para pemudik ke area Jawa Tengah (Jateng).

“Seluruh travel gelap akan kita kandangkan. Kita tidak akan keluarkan sampai dengan selesai kegiatan operasi ketupat candi,” ujar Rudy, di Mapolda Jateng, Jumat, (30/4).

Rudy menjelaskan, untuk para penumpang travel gelap telah disiapkan kendaraan untuk membawanya kembali ke daerah asal.

“Mobil pribadi akan kita kembalikan, kalau travel orangnya kita siapkan kendaraan. Kita kembalikan orangnya, tapi travel kita tahan. Sudah pasti ada sanksi penilangan dan sanksi lainnya,” jelas Rudi.

Bukan hanya travel gelap, pihaknya juga mewaspadai pemudik yang nekat menggunakan transportasi seperti truk atau kontainer.

“Kita lihat operasi di penyekatan, truk kontainer akan kita buka semua pada saat penuh ada labelnya. Kendaraan ada AC pasti ada manusianya. Di kendaraan towing kalau ada knalpot bunyi pasti ada orangnya. Kalau ketahuan kita karantina ramai-ramai,” tandasnya.

Pihaknya juga akan menindak kendaraan luar kota yang kedapatan membawa orang dengan kapasitas banyak dan tidak dilengkapi dengan protokol kesehatan (prokes).

“Kendaraan pelat luar kota yang kita curigai akan kita putar balik. Kalau misal ada satu travel atau bus ada yang terindikasi positif, semua bus saya suruh pulang, saya kembalikan tidak ada yang boleh masuk sama sekali,” imbuh Rudi.

Terkait antisipasi pemudik, pihaknya telah menyiapkan 14 titik lokasi penyekatan di perbatasan dengan daerah lain. Setiap pos penyekatan, sudah ada tempat pemberhentian kendaraan untuk pengecekan suhu badan.

“Apabila ada mencurigakan akan kita swab. Ada yang reaktif akan diisolasi. Kita serahkan Dinkes setempat untuk rangkaian tracing berikutnya. Kita akan lakukan isolasi masif terhadap yang betul-betul terindikasi,” paparnya. (is)

Sharing:

You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *