Kilang Minyak Pertamina Balongan Indramayu Terbakar Lagi, 20 Orang Terluka

INDRAMAYU (Awal.id) – Kilang minyak milik Pertamina di Balongan, Indramayu, Jawa Barat, Senin pagi tadi (29/3/2021) sekitar pukul 00.45 terbakar. Akibat peristiwa kebakaran, 20 orang mengalami luka-luka langsung dilarikan ke rumah sakit.
Kebakaran kilang Balongan ini merupakan ketiga kalinya. Sebelumnya, pada Oktober 2007 dan Januari 2019, kilang Balongan juga pernah mengalami kebakaran.
Corporate Secretary Subholding Refining & Petrochemical PT Kilang Pertamina Internasional Ifki Sukarya mengatakan, penyebab kebakaran di Kilang Balongan belum diketahui secara pasti. “Saat ini lokasi kebakaran dan jalan menuju sekitar lokasi kejadian telah diblokir pihak Pertamina dibantu aparat Polri dan TNI,” katanya.
Plt Sekretaris Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Indramayu Caya, di Indramayu, mengatakan total korban sampai saat ini terdata sebanyak 20 orang yang sudah dilarikan ke rumah sakit terdekat. Dari jumlah tersebut, 15 mengalami luka ringan serta lima lainnya luka berat. “Korbannya beragam, ada warga sekitar dan juga pengguna jalan,” tuturnya.
Pertamina dan BPBD telah menyiapkan tempat untuk evakuasi sementara bagi warga sekitar di GOR Perumahan Bumi Patra dan Pendopo Kabupaten Indramayu.
Kilang Balongan merupakan kilang keenam dari tujuh kilang Direktorat Pengolahan Pertamina dengan kegiatan produksi utamanya adalah mengolah minyak mentah menjadi produk-produk bahan bakar minyak seperti premium, pertamax, pertamax plus, solar, Pertamina DEX, elpiji, dan propylene.
Kapasitas produksi kilang tersebut sebesar 125 ribu barel per hari dan memiliki sedikitnya 33 tangki penampungan. Seluruh produksi dari Balongan digunakan Pertamina untuk memasok kebutuhan DKI Jakarta, Banten, sebagian Jawa Barat dan sekitarnya. (is)




















