Sambil Gowes Pagi Gubernur Ganjar Cek PTM di 3 Sekolah

Gubernur Ganjar Pranowo melihat pembelajaran tatap muka hari ke-2 di SMKN 6 Semarang dan SMAN 3 Semarang di sela gowes pagi, Selasa (31/9)
Gubernur Ganjar Pranowo melihat pembelajaran tatap muka hari ke-2 di SMKN 6 Semarang dan SMAN 3 Semarang di sela gowes pagi, Selasa (31/9)

SEMARANG (Awal.id) – Hari kedua Pembelajaran Tatap Muka (PTM), Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo menilai pelaksanaan di berbagai sekolah sudah bagus. Meski sistem PTM di tiap sekolah berbeda, Ganjar mengapresiasi kehati-hatian para guru.

Fakta tersebut ditemukan Ganjar saat mengecek PTM sembari gowes pagi, Selasa (31/8). Sejumlah sekolah dari berbagai tingkat dikunjunginya, mulai dari jenjang SD sampai SMA. Di SMP 39 Semarang, sistem PTM dilakukan dengan ganjil genap.

“Selamat pagi pak, gimana PTMnya, berapa siswa yang masuk?,” tanya Ganjar kepada para guru yang sedang menanti kedatangan siswa.

“Kami sistemnya ganjil genap pak, yang masuk hanya siswa kelas 9. Satu kelas 16 anak. Kelas 7 rencana minggu depan,” ujar Fendyka, Guru SMP 39 Semarang.

Baca Juga:  Berhasil Tangani Stunting, Wali Kota Semarang Dapat Apresiasi Menteri PPPA

Berbeda lagi ketika Ganjar menengok PTM di SMK 6 Semarang. Sekolah kejuruan dengan bidang perhotelan hingga tata busana itu melaksanakan PTM untuk siswa kelas 11. Pembelajaran pun hanya berlangsung 4 jam mulai pukul 07.30 hingga 09.30 WIB.

“Kelas 11 (yang PTM) karena prioritas. Mereka belum pernah tatap muka dan ini mereka praktek. dua minggu kelas sepuluh,” ujar Kepsek SMK 6 Semarang, Almiati.

Dari total 482 siswa, kata Almiati, dibagi menjadi dua. Minggu ini berjalan untuk tujuh kelas dan minggu depan untuk 6 kelas. Lebih hati-hati lagi, setiap kelasnya dibagi ke empat ruangan.

Baca Juga:  REZ Hotel Semarang Diresmikan, Tawarkan Akses Mudah & Akomodasi Modern

“Bagus itu, jadi benar-benar sedikit ya dalam satu kelas,” kata Ganjar menimpali laporan guru SMK 6 Semarang.

Sistem Kombinasi

Lain lagi sistem PTM di SMAN 3 Semarang. Sekolah yang terletak persis di depan kantor Wali Kota Semarang itu menggunakan sistem kombinasi PTM dan PJJ. Dalam sehari, sebanyak 12 rombongan belajar dibagi dua shift. Shift satu untuk absen satu sampai 18. Shift kedua, absen 19 sampai 35.

“Ketika anak shif satu itu masuk, pembelajarannya kan tatap muka yang di sekolah. Tapi pada saat yang bersamaan siswa siswa yang absen 19-35 di rumah itu pembelajaran jarak jauh. Jadi secara sinkron menggunakan live meeting,” kata Waka Kurikulum SMAN 3 Semarang, Saroji.

Baca Juga:  1,9 Juta Pengusaha Perempuan di Jateng Dapatkan Akses Modal dari PNM

Gubernur Jateng Ganjar Pranowo mengatakan, sistem yang diterapkan masing-masing sekolah sudah bagus. Sehingga para siswa bisa menjalankan PTM dengan aman.

“Menurut saya dengan cara begini tidak terjadi situasi yang ramai, yang crowd begitu, sehingga masih dimenej dengan baik. Sampai hari kedua sih Alhamdulillah bagus ya,” tuturnya. (is)

Sharing:

You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *