Semalam, Tiga Rumah Kontrakan di Jalan Perintis Kemerdekaan Jakarta Ludes Dilalap Api

JAKARTA (Awal.id) – Tiga rumah kontrakan di Jalan Perintis Kemerdekaan, Jakarta Timur, Rabu malam (18/8), ludes dilalap api. Pada peristiwa kebakaran tersebut, tidak menimbulkan korban jiwa.

Kasi Operasional Sudin Gulkarmat, Jakarta Timur, Gatot Sulaiman mengatakan untuk memadamkan kebakaran tersebut, pihaknya mengerahkan 12 mobil pemadam kebakaran dan  60 petugas dikerahkan ke lokasi.

Menurut Sudin, kebakaran itu diduga akibat  korsleting arus listrik, yang kemudian menyambar tumpukan kardus milik Iwak (56), salah satu pemilik kontrakan. “16 pintu kontrakan ludes dilalap si jago merah,” jelas Sudin.

Baca Juga:  PLN Siap Hadirkan 100 Persen Listrik Hijau pada HUT RI Ke-79 di IKN

Sudin menjelaskan tim Damkar langsung bergerak cepat selepas mendapat laporan dari Lita, warga Jalan Perintis Kemerdekaan RT 08/ RW 01, Pulogadung, Jakarta Timur, yang langsung melaporkan ke Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) Jakarta Timur setelah kobaran api melalap tiga rumah kontrakan.

“Laporan kebakaran itu kami terima berita pukul 22.35 WIB. Pelapor Ibu Lita. Objek awal rumah tinggal, titik kenal di RS Mediros,” ujar Gatot.

Baca Juga:  Perusahaan Terbaik di Jawa Tengah Terima Penghargaan

Api sempat membesar dan melahap dua bangunan kontrakan lainnya milik Wardi (60) dan Orisa. Sedangkan total luas area yang terbakar sekitar 300 meter persegi.

“Awal pemadaman pukul 22.40 WIB dan akhir pemadaman pada Kamis pukul 00.27 WIB. Situasi saat ini pemadaman telah selesai,” katanya.

Tiga kontrakan yang terbakar dihuni 25 kepala keluarga dengan total 47 Jiwa. Dalam peristiwa kebakaran tersebut, Gatot menginformasikan tidak ada korban jiwa.

Baca Juga:  Ganjar Bangun Rumah Korban Bencana Tanah Gerak Tegal

“Ya alhamdulillah, dari peristiwa kebakaran tersebut, tidak ada korban jiwa, dan warga berhasil dievakuasi,” kata Gatot. (is)

Sharing:

You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *