PON XXI, Cabor Selam Jateng Targetkan Satu Emas
SEMARANG (Awall.id) – Cabang olahraga selam menargetkan satu emas, satu perak dan satu perunggu pada Pekan Olahraga Nasional (PON) XXI di Aceh – Sumatera Utara, September mendatang.
Pernyataan tersebut dikemukakan Ketua Pengprov Persatuan Olahraga Selam Indonesia (POSI) Jateng Muchamad Chamad Maretan kepada Ketua Umum KONI Jateng Bona Ventura Sulistiana, kemarin.
“Kalau Pak Bona menanyakan target, kami tidak mau muluk-muluk. Sesuai kondisi, kami hanya menargetkan emas, perak dan perunggu masing-masing satu,” kata Maretan.
POSI berpamitan sekaligus meminta doa restu kepada KONI Jateng. Simo (panggilan akrab Maretan) bersama atlet selam Pelatda PON Jateng diterima Bona dan jajaran pengurus di Kantor KONI Jateng. Selama Jateng akan try out dalam Kejurnas Finswimming di Palembang, 27 – 29 Juni ini. Mereka akan berlomba dalam event terbuka yang diikuti beberapa atlet dari berbagai provinsi.
Atlet Jateng yang akan bertolak ke Palembang adalah putri Ashifa, Syabila, Kidung, Dewi Rengganis. Kemudian putra Dainovien, Andika, Stenly. Mereka didampingi Bambang dan Herawan (pelatih) serta Sungkowo (manajer tim).
Sementara pelatih Bambang menjelaskan, target medali emas dibebankan kepada atlet SEA Games Ashifa dari nomor surface.
“Dia kan memperkuat Indonesia pada SEA Games yang lalu, jadi wajar kalau kami targetkan medali emas,” ujar Bambang.
Adapun perak dari Syabila dan Stanley. Kemudian perunggu Dainovien. Sedangkan Kidung, Dewi Rengganis dan Andika diharapkan tampil maksimal.
Cabang olahraga selam selama ini melakukan Pelatda di Wonosobo. Para atlet di bawah arahan pelatih Bambang dan Herawan sengaja berlatih di daerah berhawa sejuk menyesuaikan arena lomba di Aceh.
Sementara, Bona mendoakan agar target medali cabang selam bisa terwujud, bahkan melebihi target. Untuk itu, dia memberi wejangan kepada atlet untuk tekun berlatih untuk mencapai prestasi.
“Prestasi itu bukan hanya untuk hari ini, namuin lebih dari itu sebagai modal masa depan, Pelajari lawan, ketahui kekuatan diri sendiri agar bisa bertanding dengan sukses,” tegasnya.
Bona pun mengutip semangat juang orang Jepang yakni bushido. Mereka pantang menyerah sebelum mencapai hasil yang ditargetkan. Bona juga bercerita, KONI telah mengajukan kepada Pemprov Jateng untuk disediakan tali asih di antaranya untuk medali emas Rp 250 juta.
“Anggaran talti asih itu dari Pemprov, sedangkan dana yang ada di KONI saat ini untuk pembinaan dan pemberangkatan tim ke PON,” katanya. (*)




















