Viral Laporan Kena Begal, Ternyata Palsu

Aiptu Agus Supriyanto sedang memintai keterangan kepada pelaku terkait laporan palsu yang mengaku telah dibegal
Aiptu Agus Supriyanto sedang memintai keterangan kepada pelaku terkait laporan palsu yang mengaku telah dibegal

SEMARANG (Awal.id) – Warga Kota Semarang sempat dibikin heboh adanya berita yang beredar di sosial media tentang adanya seorang pria yang mengaku kehilangan motor Scoopy warna merah karena dibegal di wilayah Kampung Kali.

Sebelumnya, sempat viral adanya kiriman dari salah satu akun media sosial yang melaporkan bahwa suaminya telah terluka karena begal yang sudah mengambil motornya.

Bahkan dalam beberapa foto yang beredar, istri korban meng-upload bahwa sudah melapor kepada polisi melalui aplikasi Libas.

“Minta tolong min loloskan, suami saya dibegal kejadian sekitar Senin dini hari. Pelaku menghantam bahu kanan suami saya, sampai tidak sadar. Helm, dompet, hp, motor raib. Mohon yang melihat motor Scoopy warna merah hitam dengan nopol AE 4164 WU segera melaporkan,” tulis beberapa akun sosial media informasi Kota Semarang yang di-share wanita yang mengaku istri korban begal tersebut, Selasa (22/3).

Baca Juga:  Seribu Kuota Mudik Gratis Kereta Api Ludes dalam 30 Menit

Menindaklanjuti hal tersebut, Satreskrim Posek Semarang Utara langsung sigap untuk melakukan penyelidikan terkait laporan tersebut. Namun, setelah dilakukan penyidikan ternyata laporan korban begal tersebut adalah palsu.

Dikutip dari uploadan video dari Youtube Elang Utara Semarang, terlihat petugas Resmob Polsek Semarang Utara yang dipimpin oleh Aiptu Agus Supriyanto berhasil menemukan motor Scoopy yang dilaporkan telah dibegal.

Setelah ditemukan, pengemudi motor tersebut langsung dibawa di Mapolsek untuk dimintai keterangan lebih lanjut. Kemudian, setelah dimintai keterangan ternyata pengemudi tersebut adalah korban laka lantas yang terjadi di Kampung Kali.

Uploadan bikin heboh karena mengaku suaminya telah menjadi korban begal dan kehilangan motor Scoopynya

Uploadan bikin heboh karena mengaku suaminya telah menjadi korban begal dan kehilangan motor Scoopynya

Korban mengaku mengendarai motor tersebut karena disuruh membawa motor tersebut sebagai jaminan karena telah menabrak korban.

Baca Juga:  Rektor USM Siapkan Perahu Listrik Bertenaga Surya di Desa Bedono

“Saya waktu itu ditabrak orang, kemudian orang tersebut memberikan motor tersebut sebagai jaminan akan bertanggung jawab akan mengganti kerugian akibat kecelakaan yang saya alami,” ungkap korban kecelakaan dindalam video Youtube milik Elang Utara Semarang yang diunggah pada Rabu (23/3).

Setelah dilakukan pengecekan, di dalam jok motor tersebut ternyata berisi sebanyak 400 butir pil koplo siap edar. Adapun di dalam tas tersebut juga ditemukan dompet milik pelaku yang melaporkan telah dibegal. Tak selang lama, petugas langsung mengamankan pelaku tersebut dan dibawa ke Mapolsek Semarang Utara.

Baca Juga:  Gus In'am Beri Wejangan Warga RT 4 RW III Lempongsari

 

Sementara, pelaku sempat mengelak dan berdalih bahwa dirinya memang korban begal. Setelah dimintai keterangan akhirnya korban mengaku bahwa memang barang yang berada di dalam jog adalah miliknya.

“Ya pak, itu memang milik saya. Itu buat burung pak, agar burung dapat berkicau lebih bagus,” ujar pelaku saat ditanyai Aiptu Agus di dalam video Youtube.

Saat ini pelaku sekaligus pemilik motor Scoopy yang mengaku sebagai korban begal tersebut sedang berada di Mapolsek Semarang Utara guna penyelidikan lebih lanjut dan dalam proses hukum yang berlaku. (is)

Sharing:

You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *