Wali Kota Semarang Sebut Ronda Online Sebagai Terobosan Pelayanan Publik

Wali Kota Semarang Hendrar Prihahadi memantau kondisi kota lewat CCTV
Wali Kota Semarang Hendrar Prihahadi memantau kondisi kota lewat CCTV

SEMARANG (Awal.id) –  Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi fokus untuk menyempurnakan pemantauan di wilayahnya. Pemantauan itu dititikberatkan pada kemampuan sistem yang dapat melakukan analisa secara otomatis.

Tidak hanya menampilkan gambar pantauan, tapi juga dikembangkan dalam kemampuan deteksi, agar mempermudah stakeholder dalam meningkatkan keamanan dan kenyamanan masyarakat yang tinggal di Kota Semarang.

Dalam sebuah video yang diunggah pada akun media sosial miliknya, Wali Kota yang akrab disapa Hendi itu mununjukkan bagaimana masyarakat di Kota Semarang dapat membantu kondisi lingkungan sekitar hingga ke tingkat RT melalui sebuah sistem daring CCTV yang terintegrasi.

Hendi menyebut, dengan melalui media sosial dapat melakukan ronda online melalui sistem “Semarang Smart City” yang digagasnya sejak tahun 2013.

Baca Juga:  Pratama Arhan Resmi Berlabuh ke Tokyo Verdy

Di era digital seperti saat ini, Wali Kota Semarang bahkan membuat ronda malam, yang bisa dilakukan sambil tiduran. Hendi telah menyediakan pengawas khusus jaga, di sudut rumah warga.

Orang nomor satu di Kota Semarang itu mengaku sengaja memasang kamera khusus di setiap sudut pemukiman warga. “Ronda online sengaja dilakukan, sebagai terobosan pelayanan publik,” terang Hendi dalam rilisnya, Sabtu (18/9).

Hendi menyebutkan, masyarakat dapat memantau CCTV hingga ke tingkat RT di Kota Semarang saat ini, karena hasil dari upaya Pemerintah Kota Semarang dalam mengintegrasikan CCTV di seluruh kota guna meningkatkan keamanan di Ibu Kota Provinsi Jawa Tengah.

Baca Juga:  Membangun Kampus Kebangsaan, Rektor USM Audiensi dengan Pangdam IV/Diponegoro

“Kami memiliki portal yang bisa diakses oleh publik, yaitu di titiksemar.semarangkota.go.id. Memang masih belum semua terintegrasi, tetapi kami terus berproses untuk dapat meningkatkan keamanan di Kota Semarang, ” katanya.

Menurut Hendi, soa kuantitas CCTV sendiri juga masih perlu ditingkatkan supaya bisa mencakup pantauan ke semua wilayah. Dengan konsep yang sudah berjalan ini, dia menyakini aplikasikan daoat memberikan hasil positif di masa mendatang.

Sementara itu Kepada Dinas Komunikasi Informatika Statistik dan Persandian Kota Semarang, Bambang Pramusinto mengatakan saat ini sebanyak 10.600 CCTV telah terpasang. Namun dirinya tak menampik bahwa belum semua CCTV tersebut terhubung dalam jaringan, terutama untuk CCTV di wilayah RT.

Baca Juga:  Rapat Paripurna Persetujuan Raperda Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD 2020 Digelar Virtual

“Ada sebagian kecil yang masih proses membangun jaringan khususnya di wilayah RT, ini yang tengah kami upayakan agar target 10.600 CCTV semua terhubung,” ungkap Bambang Pramusinto.

Di sisi lain, Bambang juga menyebutkan jumlah CCTV yang terpasang di Kota Semarang pada tahun depan juga akan bertambah, sesuai arahan Wali Kota Hendi.

“Tahun depan Pak Wali juga masih akan menambah jumlah CCTV untuk tiap RT, sehingga akan ada lebih dari 20.000 CCTV realtime yang dapat dipantau,” katanya. (is)

Sharing:

You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *