UKM Pilus USM Sukses Gelar Konselor Sebaya

SEMARANG (Awall.id) – Unit Kegiatan Mahasiswa Pusat Informasi dan Layanan Konseling Universitas Semarang (UKM Pilus USM) sukses menyelenggarakan Pelatihan Peer Counselor bertajuk “Healing Inside Out: Self-talk_ dan Pertolongan Emosional untuk Hubungan yang Sehat”.

Kegiatan yang berlangsung pada 26 April 2025 di Gedung V, Lantai 6 Aula Prof. Ir. Joetata Hadihardaja Universitas Semarang itu diikuti 50 peserta.

Acara dibuka Ketua Panitia, Tyas Mardiana. Dalam sambutannya, Tyas menyampaikan pentingnya pelatihan tersebut untuk edukasi sekaligus ruang diskusi bagi generasi muda dalam membangun hubungan yang sehat secara emosional, psikologis, dan sosial.

Baca Juga:  Pendidikan Jadi ‘Emas Baru’, UNDIP Gandeng Imigrasi Perkuat Internasionalisasi Kampus

”Kami berharap, melalui pelatihan ini peserta dapat memahami peran konselor sebaya, meningkatkan keterampilan pertolongan emosional, serta mengembangkan _self-talk_ positif untuk menciptakan lingkungan yang suportif,” ujar Tyas.

Pelatihan ini menghadirkan narasumber Yudi Kurniawan SPsi MPsi Psikolog, selaku Kepala Program Studi Fakultas Psikologi Universitas Semarang.

Dalam peparannya, Yudi mengupas tuntas pentingnya membangun relasi yang sehat di kalangan remaja serta mengenalkan teknik-teknik dasar konseling sebaya.

Baca Juga:  Gerindra Bilang Aneh Ganjar Nilai Penegakan Hukum di Era Jokowi Merah

”Seorang konselor sebaya harus memiliki kepribadian terapeutik, yaitu kepribadian yang mampu menciptakan suasana aman, nyaman, dan penuh empati. Ini adalah pondasi utama dalam membantu orang lain melalui proses penyembuhan emosionalnya,” ujarnya.

Dia juga mengingatkan pentingnya menjaga kesehatan emosional diri sebelum membantu orang lain.

”Bayangkan sebuah ember yang terus diisi air jika tidak dikosongkan atau dijaga kapasitasnya akan meluap. Demikian juga diri kita. Wajar untuk mengambil jeda dan memprioritaskan kesehatan emosional sendiri sebelum mendengarkan masalah orang lain,” tuturnya.

Baca Juga:  Mantan Bupati Kotawaringin Barat Resmi Diserahkan ke Jaksa Penuntut Umum

Suasana kegiatan semakin hidup saat peserta diajak mempraktikkan _roleplay counseling_. Melalui simulasi itu, peserta berkesempatan mengeksplorasi keterampilan konseling dasar, meningkatkan empati, serta memperdalam pemahaman terhadap dinamika pertolongan emosional secara langsung.

Pelatihan ditutup dengan penyerahan sertifikat kepada narasumber sebagai apresiasi atas kontribusi ilmu yang diberikan. Kemudian dilanjutkan dengan sesi foto bersama seluruh peserta dan panitia, mengabadikan momen kolaboratif dan penuh semangat.

Sharing:

You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *