PWI Kutuk Tindak Kekerasan Terhadap Wartawan oleh Ajudan Pj Gubernur Jateng

Oplus_131072

SEMARANG (Awall.id) – Persatuan Wartawan Indonesia Jawa Tengah (PWI Jateng) mengutuk keras insiden kekerasan yang dilakukan oleh ajudan Pejabat Gubernur Jawa Tengah terhadap seorang wartawan media nasional di Kota Semarang.

Kejadian ini melibatkan Wisnu Indra Kusuma, yang sedang melakukan wawancara saat tiba-tiba ditarik hingga jatuh, mengakibatkan cidera serius pada kakinya.

Wakil Ketua Bidang Pembelaan Wartawan, Zainal Abidin Petir, menegaskan bahwa tindakan ini melanggar Undang-Undang 40 Tahun 1999 tentang pers yang melindungi wartawan dalam menjalankan tugasnya untuk mencari dan menyebarkan informasi.

Baca Juga:  Peringati HUT Kemerdekaan RI ke 78, Hotel Ciputra Semarang Laksanakan Upacara Bendera

Menurut Pasal 18 UU tersebut, hukuman bagi pelanggaran seperti ini bisa mencapai 2 tahun penjara atau denda hingga Rp500 juta.

“Wartawan bukanlah gangster yang memerlukan pengamanan berlebihan. Mereka adalah profesional yang harus dihormati dan dilindungi saat melaksanakan tugas jurnalistik mereka,” ujar Zainal Petir, menegaskan pentingnya perlindungan bagi wartawan dalam melaksanakan tugas mereka.

PWI Jateng juga menyerukan kepada kepala daerah untuk tidak membatasi akses wartawan dalam melaksanakan tugas jurnalistik mereka.

Baca Juga:  Berikut Kondisi Fortes dan Syaiful Pasca Laga Lawan Dewa United

“Mereka adalah orang-orang berkompeten yang berkontribusi dalam masyarakat dengan menyediakan informasi yang kritis dan penting,” tambahnya.

Kejadian ini telah menimbulkan reaksi keras dari kalangan jurnalis dan organisasi wartawan, menyoroti perlunya penghormatan terhadap kebebasan pers dan keselamatan para peliput berita di Indonesia.

Sharing:

You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *