Tingkatkan Kompetensi 12 Wartawan PON, KONI Jateng Gelar Bimtek

SEMARANG (Awall.id) – KONI Jateng bersama 12 wartawan menggelar Bimbingan Teknik (Bimtek) Liputan Berita PON XXI/2024 Aceh-Sumut di Kantor KONI Jateng, Jumat (26/7/2024).

Ketua Panitia, Sigit Pramono dalam laporannya menyampaikan, FGD hari ini bertujuan untuk menambah wawasan pemahaman bagi wartawan. Utamanya wartawan di Jawa Tengah yang akan meliput kegiatan PON 2024 Aceh-Sumut pada September mendatang.

“Dengan adanya ini kami berharap nanti para wartawan dapat menyampaikan informasi yang akurat dan lugas untuk kepentingan masyarakat banyak,” ungkapnya.

Menurut Sigit, FGD ini sangat penting dalam meningkatkan kualitas wartawan yang bertugas di PON 2024 Aceh-Sumut nantinya. Sehingga, akan muncul wartawan yang profesional dan dapat menjalankan profesinya sesuai dengan kode etik jurnalistik.

Baca Juga:  Kolaborasi Strategis PLN dan ATR/BPN untuk Pengamanan Aset Negara

“Akan ada 3 materi, mengenai strategi penyajian berita, kondisi aktual PON 2024 Aceh-Sumut dan materi terakhir adalah tentang peliputan multievent,” kata Sigit.

Sementara itu, Ketua Umum KONI Jawa Tengah, Bona Ventura menyampaikan, agenda FGD ini sangat penting bagi wartawan. Bahwasanya, wartawan perlu untuk memahami situasi di Aceh dan Sumut agar mampu memenuhi tugas pokok dan fungsinya.

“Kira-kira di Aceh bagaimana secara geografis, ada berapa kabupaten/kota, dan nanti terbaginya gimana. Begitu juga Sumut,” katanya.

Baca Juga:  Persiapan PON XXI, Muathay Jateng Akan Gelar Pelatda

Bona menambahkan, KONI Jawa Tengah akan menyiapkan posko media center di 2 provinsi tuan rumah. Yaitu di Hotel Hip Hop, Banda Aceh dan Hotel Cambride, Medan.

Sehingga, kehadiran media center diharapkan mampu menunjang tugas peliputan dari para wartawan.

“Namun teman-teman nanti bisa terbagi cabor mana saja agar reportingnya mudah. Teknis ini yang manakala ada ragu disampaikan lewat tiga pemantik diskusi tadi,” ucapnya.

Lebih lanjut, Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Jawa Tengah, Amir Machmud dalam paparannya menyampaikan, dalam meliput PON 2024 Aceh Sumut, wartawan harus memenuhi fungsi pers dengan UU Pers Nomor 40 tahun 1999.

Baca Juga:  Tolak Angin Sido Muncul Kembali Luncurkan Iklan Pariwisata Indonesia : Kenalkan Kota Manado Ke Mancanegara

Yaitu memberi informasi, memberi edukasi, memberi hiburan, dan menjalankan kontrol sosial. Sehingga, wartawan dapat membantu mensukseskan kontingen Jawa Tengah dalam pesta olahraga 4 tahun sekali ini.

Selain itu, ia menekankan wartawan harus bertanggung jawab akan pemberitaannya. Salah satunya melalui verifikasi setiap informasi yang diperoleh.

“Media harus memiliki point of views, yaitu dinamika peta kekuatan 5 besar nasional, dinamika rivalitas dari realitas pendanaan, hingga dinamika pembinaan olahraga di Jawa Tengah,” paparnya.

Sharing:

You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *