Sudaryono Batal Nyagub di Jateng, Gerindra Beberkan Alasan

Sekjen Partai Gerindra Ahmad Muzani
Sekjen Partai Gerindra Ahmad Muzani

JAKARTA (Awall.id) – Sekjen Partai Gerindra Ahmad Muzani mengatakan, partainya telah memutuskan mengusung Kapolda Jawa Tengah (Jateng) Irjen Ahmad Luthfi maju Pilgub Jateng.

Sebelumnya, publik merasa yakin bahwa Ketua DPD Partai Gerindra Jateng, Sudaryono, akan menjadi calon Gubernur Jawa Tengah yang diusung partai besutan Prabowo Subianto itu.

Namun berjalannya waktu, ternyata Sudaryono justru ditunjuk Presiden Jokowi menjadi Wakil Menteri Pertanian (Wamentan).

Terkait hal itu, Ahmad Muzani pun membeberkan pengakuan Ketua DPD Gerindra Jateng Sudaryono yang urung diusung usai menjabat Wamentan. Dan sebagai gantinya, Gerindra menyiapkan Kapolda Jateng Irjen Ahmad Luthfi untuk menjadi cagub.

Baca Juga:  59 Ketua Orma USM Dilantik

Menurut Muzani, nama Ahmad Luthfi sudah disetujui Ketum Gerindra Prabowo Subianto. Ahmad Luthfi dianggap sudah memahami karakteristik masyarakat dan kondisi di Jateng.

“Karena kita merasa bahwa Pak Luthfi adalah Kapolda Jawa Tengah dan beliau orang Jawa Tengah, cukup lama bekerja sebagai Kapolda di sana. Beliau cukup memahami kondisi Jawa Tengah dan beliau mempersiapkan diri sudah cukup lama,” kata Muzani di gedung MPR/DPR/DPD RI, Senayan, Jakarta, Senin (22/7/2024).

Baca Juga:  Banjir Semarang Menyisakan Satu Wilayah, Pemkot Siapkan Upaya Pasca-bencana

Muzani kemudian menjawab alasan partainya tak mengusung Sudaryono maju di Pilgub Jateng. Dia menyebut Sudaryono mengaku tak mampu memikul tugas Wamentan sekaligus berkontestasi cagub.

“Pak Daryono (Sudaryono) adalah anak muda, yang baru saja ditugasi menjadi wakil menteri pertanian sehingga beliau merasa perlu untuk membagi tugas, tidak bisa dua-duanya dipikul,” ujarnya.

Di sisi lain, kata Muzani, keputusan pencalonan Luthfi maju Jateng 1 telah berdasarkan koordinasi dengan partai-partai mitra di Koalisi Indonesia Maju (KIM), di antaranya PAN, Golkar, dan Demokrat.

Baca Juga:  Jaksa Agung Kunjungi Area Pembangunan Ibu Kota Negara Nusantara di Kalimantan Timur

“Keputusan ini tentu saja setelah kita berkomunikasi, berkoordinasi dengan partai-partai yang tergabung dengan Koalisi Indonesia Maju dan akhirnya kita memutuskan ke Ahmad Luthfi,” ujar Muzani.

Sharing:

You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *