Beri Dukungan ke Hasto, Megawati: Jangan Takut Ditangkap Aparat

Ketua Umum DPP PDI Perjuangan Prof.Dr.(HC) Megawati Soekarnoputri menjadi pembicara kunci dalam acara Musyawarah Kerja Nasional Partai Persatuan Indonesia (Perindo), di Inews Tower, Jakarta Pusat, Selasa (30/7).
Ketua Umum DPP PDI Perjuangan Prof.Dr.(HC) Megawati Soekarnoputri menjadi pembicara kunci dalam acara Musyawarah Kerja Nasional Partai Persatuan Indonesia (Perindo), di Inews Tower, Jakarta Pusat, Selasa (30/7).

JAKARTA (Awall.id) – Ketua Umum PDI Perjuangan (PDIP), Megawati Soekarnoputri, memberi dukungan kepada Sekretaris Jenderal PDIP Hasto Kristiyanto terkait perkara yang sedang dihadapi di Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) maupun kepolisian.

Bahkan Presiden ke-5 itu juga berpesan kepada Hasto agar tidak takut jika nanti dirinya ditangkap oleh aparat. Jika nantinya Hasto ditangkap, Megawati mengaku akan mendatangi Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Kapolri).

Mega pun pun menuding bahwa polisi kerap mengadakan target-target terhadap sosok tertentu.

“Kok gitu takut. Kaya Pak Hasto, sampai saya nanya salahmu opo? Biarin aja deh,” kata Megawati saat mengisi pidato kebangsaan dalam Musyawarah Kerja Nasional (Mukernas) Partai Perindo di Jakarta, Selasa (30/7/2024).

Baca Juga:  Pj Gubernur Jateng Optimis Produksi Pangan Meningkat

Pada awal Juni 2024, Hasto Kristiyanto sempat berurusan dengan Polda Metro Jaya saat diperiksa terkait pernyataannya dalam wawancara di sebuah media TV nasional.

Hasto saat itu diperiksa selama 2,5 jam. Dia dilaporkan oleh dua orang atas nama Hendra dan Bayu Setiawan pada 26 Maret 2024 dan 31 Maret 2024 dengan Laporan Polisi Nomor: LP/B/1735/III/2024/SPKT/POLDA METRO JAYA dan LP/B/1812/III/2024/SPKT/POLDA METRO JAYA.

Kemudian, Hasto juga sempat berurusan dengan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang memeriksanya dalam rangka sebagai saksi kasus dugaan suap penetapan calon anggota DPR RI terpilih periode 2019-2024 dengan tersangka Harun Masiku (HM).

Baca Juga:  Wakil Bupati Kendal Windu Suko Basuki Resmikan PRK Dengan Tema Berdaya dan Bersukacita

Di depan para peserta Mukernas Partai Perindo, Megawati bercerita bahwa dirinya pernah berurusan dengan polisi maupun kejaksaan di masa sebelum menjadi Presiden. Namun setelah menjadi Presiden, dia mengaku kedua lembaga tersebut memberikan penghormatan kepada dirinya.

“Bukan sombong, itu yang namanya adalah bahwa nggak ada kekuasaan itu yang langgeng,” kata dia.

Maka dari itu, Mega mengaku heran kepada pihak-pihak yang takut ketika berurusan dengan hukum. Pasalnya, dia memastikan bahwa kebenaran akan tetap menjadi kebenaran sehingga tidak perlu ada ketakutan.

Baca Juga:  Jaksa Agung Tunjuk Kuntadi sebagai Kajati Jawa Timur, Lanjutkan Karier Cemerlang

Dia pun mengaku sejauh ini hanya berdiam saja ketika ada urusan-urusan yang menimpa PDIP maupun kadernya itu. Bahkan, menurutnya banyak pihak yang mengatakan bahwa dirinya sangat sabar dalam menghadapi hal tersebut.

“Sudah diem aja, kubilang. Nanti juga selesai, gitu. Karena apa? Saya bukannya untuk saya, ini buat bangsa dan negara,” katanya.

Mukernas Partai Perindo digelar selama tiga hari mulai dari Senin hingga Rabu, 29-31 Juli 2024. Mukernas partai yang dihadiri oleh para anggota legislatif terpilih itu memiliki tema “Transformasi : Bangkit Untuk Indonesia Sejahtera”.

Sharing:

You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *