Ade Bhakti Ariawan Maju dalam Kontestasi Pilwakot Semarang

SEMARANG (Awall.id) – Ade Bhakti Ariawan akhirnya memasuki arena politik dengan mendaftar sebagai calon wakil wali kota untuk Pemilihan WaliKota 2024 mendatang.

Didampingi rombongan SC (solidarity community) Semarang Ade mendatangi Kantor DPC PDIP Kota Semarang untuk mengambil formulir pendaftaran bakal calon dalam Pilwakot melalui jalur rekomendasi partai.

Sekretaris Damkar Kota Semarang mengaku siap mundur dari jabatannya Aparatur Sipil Negara (ASN) apa bila partai mengijinkan pihaknya untuk maju dalam kontestasi Pilwakot mendatang.

Baca Juga:  Ganjar Bahas Reformasi Kepolisian, Sebut Penguatan SDM dan Cyber System Penting

“Saya siap mundur dari aparatur sipil negara (ASN) jika mendapat rekomendasi dari partai dan telah ditetapkan sebagai calon oleh KPU,” ungkap Ade, saat dijumpai wartawan, Jumat (10/5).

Diketahui, Ade mendaftarkan diri sebagai bakal calon Wakil Wali Kota Semarang, Ia mengungkapkan bahwa alasannya maju atas dorongongan oleh keyakinannya sebagai kandidat eksternal nonparpol, kesempatannya lebih terbuka untuk memberikan kontribusi yang nyata bagi kemajuan kota Semarang.

Baca Juga:  AMIN Kantongi Dukungan dari 3 Partai Lokal Aceh

“Saya sadar diri tidak mengambil bakal calon Wali Kota Semarang. Wakil itu bukan hanya awak sikil, maka harapannya apa yang ada di pikiran saya bisa memberi masukan ke Wali Kota,” jelas Ade.

Ade juga mengungkapkan motivasinya maju dalam Pilwakot ini karena keinginan untuk memberikan manfaat yang lebih luas bagi kepentingan masyarakat.

Mantan Camat Gajah Mungkur ini memang dikenal aktif terlibat dalam berbagai proyek kesejahteraan masyarakat di tingkat lokal.

Baca Juga:  Tim Kerja Bersama Sepakat Pilpres 28 Februari dan Pilkada 27 November 2024

Namun, dengan terlibat langsung dalam pemerintahan kota, ia meyakini bahwa dapat memberikan dampak yang lebih besar dan lebih signifikan bagi kesejahteraan masyarakat.

“Motivasi saya ikut di Pilwakot ini karena ingin memberikan manfaat lebih luas untuk kepentingan masyarakat. Saya sendiri berasal dari warga pinggiran, rumah orangtua saya di perbatasan Kota Semarang dan petani, saya pikir ingin memberi manfaat dengan kesempatan yang saya dapat,” tandas Ade.

Sharing:

You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *