Gibran Ingatkan Relawan, Jangan Balas Nyinyiran dan Fitnah

Cawapres nomor urut 2, Gibran Rakabuming Raka
Cawapres nomor urut 2, Gibran Rakabuming Raka

SOLO (Awall.id) – Calon wakil presiden nomor urut 2, Gibran Rakabuming Raka, mengingatkan para relawannya untuk berkampanye secara santun, tidak melakukan fitnah dan mengolok-olok program paslon lain.

Gibran juga mengingatkan masa Pemilu 2024 yang semakin dekat, yang tidak menutup kemungkinan munculnya fitnah dan nyinyiran dari pihak lain kepada Prabowo-Gibran akan semakin gencar.

Pesan Gibran tersebut disampaikan saat Relawan Solidaritas Anak Muda untuk Toleransi Indonesia (SAKTI) menggelar kegiatan konsolidasi untuk para relawan door to door di The Sunam Hotel Solo, Jumat (12/1/2024).

“Saya tekankan ke Bapak/Ibu semua, anak-anak muda, bahwa ini serangan makin masif. Fitnah-fitnah makin banyak, nyinyiran makin banyak juga. Saya tegaskan sekali lagi untuk tidak perlu membalasnya,” ucap Gibran.

Menghadapi segala bentuk fitnah dan nyinyiran dari kelompok lain, Gibran meminta relawannya tidak perlu membalas. Sebaliknya, para relawan dan tim kampanye harus fokus saja pada program-program yang diusung Prabowo-Gibran.

Jika hal itu bisa dilakukan para relawan, tidak mustahil pasangan Prabowo-Gibran bisa menang Pilpres 2024 satu putaran.

“Ini waktunya sudah sangat sempit sekali, tinggal 30-an hari. Minggu depan sudah debat cawapres yang kedua, jadi waktunya sangat-sangat pendek sekali. Ini adalah masa-masa yang sangat krusial, masa-masa yang sangat penting sekali. Kita tidak ingin di menit-menit akhir ini terjadi hal-hal yang tidak baik atau blunder,” kata Gibran.

Sementara Ketua Dewan Pembina SAKTI ,Stevanus Gusma, mengatakan, para relawan door to door telah siap untuk mensosialisasikan program Prabowo-Gibran hingga ke akar rumput.

Gibran berpesan kepada para relawan yang akan terjun langsung ke masyarakat untuk membantu menyampaikan hal-hal yang menjadi konsentrasi dari Prabowo-Gibran, seperti meneruskan pembangunan yang sudah berjalan baik di era Jokowi. Lalu, melengkapi pembangunan manusia Indonesia untuk mempersiapkan generasi emas.

“Jadi yang selalu saya tekankan itu adalah masalah keberlanjutan, masalah pemerataan pembangunan yang tidak lagi Jawa Sentris, kelanjutan IKN, melanjutkan program-program yang sudah ada, PKH, KIS, KIP dan lain-lain,” tutur dia.

“Lalu kita juga ingin mengawal program makan siang dan susu gratis untuk anak-anak,” tambah Gibran.

Sementara Ketua Dewan Pembina SAKTI ,Stevanus Gusma, mengatakan, para relawan door to door telah siap untuk mensosialisasikan program Prabowo-Gibran hingga ke akar rumput.

Sharing:

You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *