Peringati HDI, Alfamart Gelar Baksos ke Kaum Difabel
REMBANG (Awall.id) – Perusahaan ritel PT Sumber Alfaria Trijaya (SAT) berbagi kebahagiaan ke puluhan Difabel dalam acara Hari Disabilitas Internasional (HDI) di kantor Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan dan Keluarga Berencana (Dinsos PPKB) Rembang, Kamis (7/12/2023).
Regional Corcom Manager Alfamart, Asrori mengatakan sebagai apresiasi ke kaum difabel, Alfamart telah mempekerjakan hampir 1500 orang kaum difabel secara nasional. Mereka tersebar di 33 kantor cabang Alfamart, yang 20 orang diantaranya di Alfamart Cabang Rembang.
Dirinya mengaku dibalik kekurangan kaum disabilitas memiliki kelebihan yakni etos kerja yang tinggi.
“Karena itulah, kami pekerjakan mereka bukan karena kasihan, namun memang etos kerjanya bagus,” ungkapnya, Jum’at (8/12/2023).
Sementara, Kadinsosppkb (Kepala Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Keluarga Berencana) Rembang, Prapto Raharjo mengapresiasi insiatif Alfamart atas kegiatan Hari Disabilitas Internasional.
“Akhirnya kami bisa mengadakan acara ini karena insiatif Alfamart. Alhamdulillah bisa bersinergi dengan sejumlah perusahaan lain yang ikut membantu, sehingga acara berjalan dengan sukses,” tambahnya.
Sedangkan, Ketua Penggerak PKK Kabupaten Rembang, Hasiroh Hafidz meminta Alfamart dan perusahaan lain agar semakin peduli dengan kaum disabilitas.
Istri Bupati Rembang tersebut memuji Alfamart yang mempekerjakan lebih dari 1.300 kaum disabilitas, sekitar 20 orang berada di PT Sumber Alfaria Trijaya Rembang.
“Masih banyak diantara mereka yang perlu dibantu, mereka juga memiliki produk IKM yang berkualitas dan bersaing,” jelasnya.
Disisi lain, Human Capital Director Alfamart, Tri Wasono Sunu menambahka Hari Disabilitas Internasional (HDI) yang diperingati setiap tanggal 3 Desember, Alfamart merefleksikan diri sebagai perusahaan yang menerapkan inklusifitas. Termasuk dengan memberikan kesempatan bagi penyandang disabilitas untuk bisa berkarya bersama Alfamart.
Melalui program Alfabilty, sambungnya, Alfamart dan anak perusahaannya menempatkan penyandang disabilitas sesuai dengan kompetensi bidang pekerjaannya dengan fokus pada kemampuan (ability) mereka.
“Alfability menerapkan nilai-nilai inklusi di perusahaan. Mengakomodir dan menghargai kesetaraan dan keberagaman karyawannya. Sehingga bisa berkontribusi maksimal dan tanpa diskriminasi, agar bisa mencapai pengalaman positif dalam pekerjaannya,” tuturnya.
Ia melanjutkan, Alfamart yakin penyandang disabilitas punya potensi yang sama dengan lainnya, sehingga tidak ada keraguan bagi Alfamart untuk merangkul mereka. Selain juga menjadi komitmen dan implemetasi perusahaan terhadap UU no 8 Tahun 2016 Tentang Penyandang Disabilitas.
“Yang kami lihat adalah kemampuannya, bukan hambatannya. Semua kami perlakukan sama dalam hal hak dan kewajiban sebagai karyawan. Seperti fasilitas, pengembangan skill hingga jenjang karir,” tambahnya.
Sampai 2023, total sebanyak 1.265 penyandang disabilitas telah menjadi bagian dari Alfamart dan anak perusahaannya. Dengan rincian 18 tuna grahita dan tuna laras, 68 tuna netra, 647 tuna daksa, dan 532 tuna ruwi telah bergabung.
Puluhan kaum disabilitas atau biasa disebut difabel tampak bergembira. Bahkan mereka menampilkan pentas Senin demi maraknya acara itu.
“Kami merayakan dan menyusukuri HUT HDI ini, nggak hanya di Rembang, namun juga di beberapa daerah lain,” pungkasnya.



















