Momen Mengharukan Ketika Siswa MTs Ingin Dijadikan Anak Angkat dan Minta Dipeluk Ganjar

Andika Gumilang Pratama siswa MTs NU Tasikmalaya yang yatim, mencegat Capres 2024 Ganjar Pranowo, minta dipeluk dan dijadikan anak angkat saat Ganjar usai memberikan sambutan di Institut Nahdlatul Ulama (INU) Tasikmalaya, Selasa (10/10/2023)
Andika Gumilang Pratama siswa MTs NU Tasikmalaya yang yatim, mencegat Capres 2024 Ganjar Pranowo, minta dipeluk dan dijadikan anak angkat saat Ganjar usai memberikan sambutan di Institut Nahdlatul Ulama (INU) Tasikmalaya, Selasa (10/10/2023)

TASIKMALAYA (Awall.id) – Seorang siswa MTs NU Tasikmalaya tiba-tiba menghampiri Ganjar Pranowo, bakal calon presiden (Bacapres) yang baru saja memberikan sambutan di Institut Nahdlatul Ulama (INU) Tasikmalaya, Selasa (10/10/2023).

Siswa yang diketahui bernama Andika Gumilang Pratama itu minta dipeluk dan dijadikan anak angkat oleh mantan Gubernur Jawa Tengah itu.

“Pak, saya mau menyampaikan sesuatu,” kata Andika kepada Ganjar.

Meski di tengah kerumunan, Ganjar bersedia mendengarkan apa yang disampaikan siswa Kelas IX itu dengan seksama dan ramah.

“Saya anak yatim, Pak. Bapak saya sudah meninggal dua tahun lalu,” lanjutnya.

Ganjar terus memperhatikan anak itu sembari sesekali memegang pundaknya. Seperti anak sendiri, Ganjar bahkan membungkuk demi mendengar jelas perkataan Andika, agar ia bisa lebih jelas mendengar di tengah keramaian orang-orang yang berkerumun.

“Saya ingin dijadikan anak angkat. Apa Pak Ganjar mau?” tanya dia.

Bukan hanya itu, anak yang sehari-hari tinggal bersama neneknya itu bahkan tampak manja di hadapan Ganjar. Ia meminta untuk diizinkan memeluk Ganjar.

“Saya mau minta satu lagi, Pak. Apakah saya boleh memeluk Bapak?” pintanya yang disambut hangat oleh Ganjar. Keduanya terlihat berpelukan seperti layaknya seorang bapak dan anak.

Sementara itu, Ganjar berusaha menanyakan nomor handphone siswa tersebut. Dimaksudkan untuk berkomunikasi secara lebih lanjut. Selain itu, suami Siti Atikoh itu pun memberi semangat kepada Andika untuk terus bersekolah dan mewujudkan cita-citanya.

“Sekolah yang bener, terus semangat ya,” ujar Ganjar.

Ganjar juga berjanji akan berkomunikasi dengan beberapa pihak terkait agar siswa tersebut mendapat perhatian.

“Ini anak yatim tentu butuh bantuan. Nanti akan kita komunikasikan agar tetap bisa sekolah,” tandasnya.

Diketahui, kehadiran Ganjar Pranowo di INU Tasikmalaya untuk memenuhi undangan kegiatan peletakan batu pertama gedung baru. Kampus INU berada satu komplek dengan MTs NU. Sehingga bukan hanya civitas akademika INU, tapi para siswa MTs NU pun turut menyambut Ganjar.

Sharing:

You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *