Anies Bicara Soal Mafia Beras yang Bikin Harga Mahal

Bacapres 2024, Anies Baswedan diwawancarai Najwa Shihab
Bacapres 2024, Anies Baswedan diwawancarai Najwa Shihab

YOGYAKARTA (Awall.id) – Bakal calon presiden (Capres) Koalisi Perubahan untuk Persatuan (KPP), Anies Baswedan, mengatakan, mafia-mafia produk pertanian harus diperangi secara tuntas.

Pernyataan Anies disampaikan pada acara Mata Najwa on Stage di Universitas Gadjah Mada (UGM), Selasa (19/9).

Sebelum menyampaikan perihal mafia produk pertanian, Anies mengawalinya dengan membahas soal kebutuhan pokok dasar.

“Tata niaga ini dikoreksi dan mafia-mafia terkait produk pertanian harus diperangi secara tuntas karena merekalah sumber masalah yang ada di tempat ini,” ujar Anies seperti disiarkan Youtube UGM.

Indonesia, lanjut Anies, membutuhkan tata kelola yang lebih baik. Ia lantas memberi contoh soal tata kelola beras. Menurutnya, biaya hidup tinggi karena harga beras meroket. Dan hal itu akan memberatkan masyarakat yang hidupnya pra-sejahtera.

“Mereka yang statusnya prasejahtera hidupnya makin berat ketika harga kebutuhan pokok mahal,” tuturnya.

Mantan Gubernur DKI itu menambahkan, para petani Indonesia saat ini tidak sejahtera lantaran harga beras yang mahal tidak kembali kepada petani,

“Tapi situasi yang kita hadapi adalah berasnya mahal, petaninya tidak sejahtera, uangnya hilang di jalan,” kata dia.

Indonesia, lanjut Anies, ingin biaya pokok menurun dan murah. Namun, menurutnya, kesejahteraan petani belum terpenuhi lantaran biaya produksi beras lebih tinggi.

Sharing:

You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *