Meriahnya Kegiatan Go Ndezu Japan Night Semarang, Gondez: Ajang Bersatu dan Tuangkan Ekspresi

SEMARANG (Awal.id) – Kepopuleran budaya Jepang telah menyebar ke sejumlah negara dan salah satunya Indonesia, hal ini menjadi pemantik Gondez bersama komunitas Jepang di Kota Semarang untuk memberikan ruang pecinta cosplay mengembangkan hobinya.

Chief Executive Officer Gondez Alif Mukmin mengatakan, melalui kegiatan ini ingin wadah teranyar temu kangen bagi anime, game, komik, dan lagu-lagu sound track Jepang.

Kegiatan ini dimeriahkan degan berbagai kegaiatan seperti, mural, stand up comedy serta dilanjut dengan pertunjukan musik hip hop.

“Karena komunitas jepang salah satu komunitas besar di kota semarang, hari ini kita kolaborasi dengan Hocer Semarang, yang pertama ada cross working, orang pakai cosplay jalan jalan, terus ada band kompetisi, ada show cash juga dan banyak yang lainnya,” terangnya di Semarang, Minggu (14/5) malam.

Baca Juga:  Jelang PPDB, Pj Gubernur Jateng Dorong Pemerataan Kualitas Sekolah

Dirinya menyampaikan ada 35 peserta dari beberapa kota, Kotq Semarang, Jogja dan Solo, tidak hanya satu karakter, banyak karakter yang ditampilkan cosplayer.

“Karakternya macem-macem, dari anime, game, ultramen, comic, marvel juga ikut turun, the sims juga ada. Yang paling menonjol, melihat dari persepsi juri, ada ultramen dan cansoman, itu niat, kepalanya pake robot, ada gergajinya bisa muter,” bebernya.

“Untuk band ada 3, dua serupa, the satria, sama gost, band itu dari Semarang semua,” lanjutnya.

Dirinya menjelaskan, Gondez itu selalu mengundangnya bintang tamu performer dari Semarang, karena Gondez itu wadah komunitas di Kota Semarang.

Baca Juga:  Mudik 2025: KAI Daop 1 Jakarta Laris Manis, 441 Ribu Tiket Lebaran Terjual

“Sebenarnya banyak komunitas seperti ini, tetapi belum terekspos, Gondez disni membantu biar semua komunitas bisa terekspos. Untuk jepang ini yang pertama, tiap event kita berbeda, kedepan kita pasti akan lebih besar, kita pengennya dalam satu event bisa ada 2 sampi 3 komunitas sekalian, jadi bisa lebih besar,” tambahnya.

Dikesempatan yang sama, Ketua Hoki Ceria (Hocer), Fahreza Naza mengatakan, komunitas cosplay dianggap minoritas oleh Kota Semarang, pihaknya memperjuangkan ini agar lebih dikenal.

“Digabung dengan mas gondez agara tambah maju ini. Kita mulai dari medsos semua, kita share disana, ada yang datang dari Solo, Joga, bahkan dari Kudus juga ada, mereka datang ksni untuk melihat event dan menikmati event,” ujarnya.

Baca Juga:  Merayakan Hari Kasih Sayang bersama 1O1 Style Yogyakarta Malioboro

Dirinya berharap event berikutnya dapat menghadirkan band dari Jepang, sehingga nantinya bakal dibuat event yang lebih besar dan menghadirkan tiga komunitas sekaligus.

“Ada rencana mengundang band dari luar, jika ada yang mensponsori, kami ada link kesana, karena kita ada beberapa teman dari band indie jepang Semarang punya kenalan band jepang juga, kembali lagi yang mensponsori,” harapnya.

Salah satu perserta salsa Raya sangat antusias dengan adanya event tersebut, dengan acara ini dirinya dapat menyalurkan hobi.

“Dulunya model lihat cosplay lucu, terus ikut. Seneng cosplay sebulam ini, ada juga keinginan jadi selebgram cosplay,” tutup salsa.

Sharing:

You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *