Siswa SMPN 30 Panen Bunga Telang Bareng Gubernur Ganjar

SEMARANG (Awal.id) – Ratusan siswa SMP Negeri 30 Semarang langsung riuh menyambut kedatangan Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo, Kamis (16/3/2023). Mereka menantikan kedatangan Ganjar untuk panen bareng Bunga Telang.

Menyempatkan diri mampir saat gowes, kedatangan orang nomor satu di Jawa Tengah itu sudah dinantikan dengan antusias oleh para siswa. Ganjar pun menyapa satu per satu dan menyambangi stan makanan yang dibuat sendiri oleh siswa.

“Kami melihat kreativitas anak dan guru, di mana anak-anak diajari pengalaman bagus. Satu pengalaman menanam dan memelihara. Maka mereka mengolah (tanaman telang),” ujar Ganjar.

Baca Juga:  HUT RI ke-79 dan Milad ke-53: RSI Sultan Agung Semarang Siap Saingi Rumah Sakit Internasional

Di pameran urban farming, Ganjar sempat berdialog dengan sejumlah siswa SMP Negeri 30 Semarang. Sejumlah produk makanan tertata rapi dan tampak lezat.

Kemudian, Ganjar meninjau kebun tanaman telang yang ditanam dan dirawat oleh siswa di halaman sekolah.

“Jadi temanya ini bunga telang, menjadi pewarna terus bisa dijadikan minuman. Bahkan bisa untuk skincare. Artinya anak-anak diberikan tradisi bercocok tanam, memelihara, termasuk budi daya ikan tadi,” jelas Ganjar.

Baca Juga:  Kementrian Perdagangan Lepas Ekspor Produk Kokola Group ke Pasar Global

Gubernur Jateng dua periode itu mengatakan, kegiatan urban farming oleh siswa tersebut dapat menumbuhkan kreativitas dan kepedulian siswa terhadap budidaya tanaman, khususnya tanaman telang.

“Kelak kemudian hari mereka akan dirangsang terus, tahu akan produk-produk yang bisa kita miliki dari pertanian dan pangan. Siapa tahu mereka akan jadi periset yang hebat untuk bisa mengembangkan itu,” katanya.

Ganjar mendukung terselenggaranya kegiatan serupa di sekolah lain, dengan harapan yang lebih luas agar para siswa sebagai generasi penerus bangsa dapat melanjutkan kedaulatan pangan dengan baik.

Baca Juga:  59 Ketua Orma USM Dilantik

“Pangan kita makin hebat, pangan kita makin berdaulat dan itu dari anak-anak ini sebagai generasi berikutnya. Ini kekuatan pangan yang dikenalkan sejak dini dan dimasukkan ke sekolah agar mereka learning by doing,” tutur Ganjar.

Sharing:

You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *