Penanganan Tanggul Jebol di Kudus, Ganjar Hubungi Pangdam IV/Diponegoro Minta Bantuan Tenaga

KUDUS (Awal.id) – Penanganan tanggul Sungai Dawe di Desa Payaman, Kecamatan Mejobo, Kabupaten Kudus yang jebol terus diupayakan Pemprov Jateng.
Gubernur Ganjar Pranowo mengatakan, selain berkoordinasi dengan BBWS, pihaknya juga akan menghubungi Pangdam IV Diponegoro untuk bantuan tenaga. Sinergi ini dilakukan agar tidak terjadi lagi tanggul jebol.
“Kalau kita lihat seluruh Jawa kan tidak seperti ini, tapi Pantura kencang hujannya. Maka kita masih standby sampai akhir bulan. Maka selama satu bulan ini kita akan koordinasikan di area-area rawan. Kalau butuh tenaga lebih banyak, kita kontak TNI untuk membantu itu,” tandas Ganjar saat menengok lokasi tanggul yang jebol, Jumat (3/2).
Penanganan tanggul jebol ini, menurut Ganjar, tidak mungkin dikerjakan sendiri oleh BBWS.
“Pemerintah daerah, baik kabupaten maupun provinsi juga harus ikut membantu,” kata Ganjar yang didampingi Bupati Kudus Hartopo dan Kepala BBWS Pemali-Juwana Adek Rizaldi.
Sebagai informasi, tanggul Sungai Dawe yang berada di RT 4 RW 4 Dukuh Golan kembali jebol pada, Kamis (2/3) dini hari sekitar pukul 01.30 WIB.
Tanggul Sungai Dawe yang jebol di Desa Golantepus ada tiga titik, yakni di RT 3 RW 1, dan RT 4 RW 4, serta RT 4 RW 3, dengan panjang tanggul bervariasi. Penanganan dilakukan dengan membuat tanggul sementara menggunakan karung berisi pasir.



















