Bupati Kendal Dico M Ganinduto, Dana BKK diharapkan Menjadi Pendongkrak Ekonomi Masyarakat

KENDAL (Awal.id) – Pemerintah Kabupaten Kendal gencarkan pemerataan dan percepatan pembangunan desa melalui dusun yang merupakan visi misi dari Bupati dan Wakil Bupati Kendal berupa Bantuan Keuangan Khusus (BKK), pada tahun 2022 mulai terealisasi secara bertahap dan tahun 2023 realisasi BKK terus dikejar guna mempercepat pembangunan, Kemarin.

Bupati Kendal Dico M. Ganinduto melakukan monitoring hasil pelaksanaan BKK Dusun di desa Ngabean Kecamatan Boja dengan hasil pembangunan di delapan dusun, diantaranya dusun Ngabean, Kliwonan, Gowok, Kalikatok, Balak, Bulumesu, Mluro, dan Ngularan.

Dikatakan, penyaluran BKK akan dilakukan bagi seluruh Dusun, pihaknya mengharapkan dana BKK mampu dimanfaatkan untuk kepentingan masyarakat.

Baca Juga:  Atikoh Ganjar Bicara Strategi Penanganan Stunting di Hadapan Ibu-ibu di Bantul

Bupati Kendal berharap, program dana BKK diharapkan menjadi program padat karya yang mampu memberikan pergerakan ekonomi dalam pengerjaannya.

“Bantuan Keuangan Khusus ini lebih condong pada peningkatan ekonomi, pemberdayaan masyarakat, kegiatan sosial dan pendidikan. BKK ini saya harapkan mampu memberikan dampak positif dalam hal pembangunan dari dusun, termasuk juga untuk pengerjaannya dilakukan oleh warga sendiri yang bias menjadi padat karya,” harap Dico.

Seluruh dana BKK yang disalurkan saat ini sebesar Rp. 100 juta, adapun Bantuan Keuangan Khusus untuk Pemerintah Desa Berbasis Dusun direncanakan dan dianggarkan sesuai dengan permohonan atau proposal dari Pemerintah Desa, dan diberikan sesuai kemampuan keuangan daerah, melalui musyawarah desa dan Kepala Desa menyampaikan proposal (usulan) kepada bupati melalui camat sesuai dengan skala prioritas.

Baca Juga:  Tahun 2022, Bupati Dico Targetkan Pembangunan Infrastruktur Jalan Selesai 

Sementara Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Yanuar Fatoni menjelaskan pada tahun 2023 terdapat 420 dusun yang hampir selesai pengerjaan, atau dari 1165 dusun sejak tahun 2022 hampir 100 persen telah tercover.

“Dana BKK dusun pembangunan ini juga berdasarkan tematik desa yang membatasi pada usulan setiap desa, seperti desa wisata berarti fokus pada pengembangan wisata, umkm juga fokus pada program umkm, termasuk desa agro berarti fokus pada sektor pertanian,” jelas Yanuar.

Baca Juga:  PPP, Hanura, dan Perindo Masih Setia dengan PDIP, Mega Ucapkan Terima Kasih

Kepala Desa Ngabean Anom Tri Syamcoko mengucapkan terimakasih atas adanya program dana BKK dusun yang dapat memberikan pembangunan jalan di delapan dusun Desa Ngabean.

“Alhamdulillah kita mendapatkan delapan titik program dana BKK, dan itu semua sangat bermanfaat terutama dalam jalur pertanian di desa kami,” ungkap Anom Kades Ngabean.

Usai meresmikan program Dana Dusun Bupati turut memberikan bantuan sosial berupa sembako kepada warga masyarakat, kemudian dilanjutkan dengan peninjauan lokasi di Dusun Ngabean.

Sharing:

You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *