Dukung Pariwisata Kota Semarang, Erick Thohir Minta Gedung Milik BUMN di Kota Lama agar Dikembangkan
SEMARANG (Awal.id) – Plt Wali Kota Semarang, Hevearita Gunaryanti Rahayu bersama Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Erick Thohir menghadiri In Journey Street Gestival di Kota Lama Semarang, Sabtu (21/1/2023).
Dalam kunjungannya, Erick Thohir menyampaikan, gedung-gedung di Kota Lama Semarang dimiliki oleh BUMN, sehingga ia meminta gedung-gedung itu untuk dikembangkan.
“Di Kota Lama sendiri gedung-gedungnya dimiliki oleh BUMN, daripada aset ini didiamkan, lebih baik dikembangkan,” ujarnya.
Oleh karena itu, Gedung Jiwasraya akan digarap PT Aviasi Pariwisata Indonesia (Persero) atau inJourney, yang akan direnovasi menjadi hotel bintang empat.
“Kita bangun tempat-tempat bersejarah dan kita dorong wisata lokal, dan sekalian UMKM dan buka lowongan kerja untuk Kota Semarang,” pungkas Erick Thohir.
Dia berpesan, untuk pengelola agar memberi pelayanan dana fasilitas terbaik bagi wisatawan lokal maupun asing.
“Karena 70% wisata lokal dan 30% wisatawan dari mancanegara. Kita harus melayani masyarakat kita, saudara kita, sama seperti kita melayani turis asing,” pintanya.
Sementara Plt Wali Kota Semarang, Hevearita G Rahayu mengapresiasi perhatian yang diberikan Menteri BUMN terhadap Kota Lama Semarang.
“Terima kasih Pak Erick Thohir beserta Pak Doni yang sudah support serta mendorong agar Kota Lama Semarang ini semakin cantik. Adanya BUMN, Sarinah, serta Pak Erick Thohir ini menjadi semangat untuk menjadikan Kota Lama sebagai destinasi wisata yang utuh,” ujar Ita.
Sedangkan Direktur utama InJourney, Dony Oskaria menjelaskan, pengembangan ini adalah upaya untuk menjaga warisan budaya. Sebanayk 37 bangunan yang ada di Kota Lama Semarang adalah milik BUMN, sehingga akan dimanfaatkan untuk optimalisasi pariwisata.
“Nantinya, pengembangan dikawasan Kota Lama Semarang meliputi pembangunan pusat pembelanjaan, hotel hingga restoran, sehingga dapat menciptakan daya tarik bagi wisatawan,” imbuhnya. (is)



















