Terjebak Selama Seminggu di Karimunjawa, 490 Wisatawan Akhirnya Tiba di Pelabuhan Tanjung Emas

SEMARANG (Awal.id) – Ratusan wisatawan lokal maupun asing yang terjebak di Karimunjawa, Jepara, akhirnya bisa kembali dan tiba di Pelabuhan Tanjung Emas Semarang dengan menggunakan KM Kelimutu, Rabu (28/12), sekitar pulul 05.00 WIB.
Penyebab tidak adanya kapal di Karimunjawa itu karena cuaca selama seminggu terakhir sedang buruk dan gelombang air laut juga tinggi. Akhirnya setelah sempat tertunda para wisatawan itu bisa pulang dengan dijemput oleh kapal PT Pelni dengan KM Kelimutu.
Kedatangan para wisatawan tersebut juga disambut langsung oleh Pj Bupati Jepara, Edy Supriyanta, Kapolres Jepara AKBP Warsono, Dandim 0719/Jepara Letkol Inf Mokhamad Husnur Rofiq, serta jajaran Dishub, SAR, dan Pelabuhan.
Edy Supriyatna mengucapkan terima kasih atas bantuan dari berbagai pihak, sehingga wisatawan bisa kembali dari Karimunjawa.
“Alhamdulillah bisa kembali dengan selamat semua. Ini tadi ada dua bus dari Pemkab Jepara dan dua bus dari Pemprov Jateng disiapkan untuk mengangkut mereka kembali ke Jepara. Namun ada pula yang langsung meneruskan perjalanan menggunakan kendaraan lain,” ujarnya usai memberikan sambutan.
Edy menjelaskan sebanyak 490 orang dari Jepara sudah mendarat dan pihaknya akan mengatur kepulangan ke Jepara. Dari 490 itu, 361 wisatawan dari berbagai daerah lain dan 49 adalah mancanegara.
Dia juga menyebut keterlambatan kepulangan para wisatawan itu terjadi karena cuaca yang sedang buruk dalam minggu terakhir.
“Namun di luar itu, berwisata di Karimunjawa tetap aman dan jadi destinasi favorit di Jawa Tengah.
Jangan khawatir tetap berkunjung ke Karimunjawa, tapi tidak seperti saat ini,” tandasnya.
Sementara salah seorang wisatawan bernama Zaki asal Bandung mengatakan senang akhirnya bisa pulang. Seharusnya dia sudah kembali pada hari Minggu 25 Desember 2022 lalu.
“Harusnya pulangnya Minggu. Senang bisa pulang, yang di rumah sudah pada nanyain. Udah hampir seminggu di sana harusnya empat hari pulang,” ujar Zaki. (is)



















