Ferry Wawan C: Desa Wisata di Jawa Tengah Dongkrak Perekonomian Masyarakat

SEMARANG (Awal.id) – Keberadaan desa wisata di Jawa Tengah akan mendongkrak perekonomian masyarakat juga, juga membantu menjaga kelestarian budaya daerah dan nasional serta lingkungan hidup.

Desa wisata dibentuk untuk memberdayakan masyarakat agar dapat berperan sebagai pelaku langsung dalam upaya meningkatkan kesiapan dan kepedulian dalam menyikapi potensi pariwisata atau lokasi daya tarik wisata di wilayah masing-masing desa.

“Ada tiga komponen untuk membangun sebuah desa wisata. Pertama, memiliki potensi wisata. Kedua, minat dan kesiapan masyarakat terhadap pengembangan destinasi wisata setempat. Dan ketiga, keunikan konsep desa wisata,” Wakil Ketua DPRD Jateng Ferry Wawan Cahyono Kamis (8/12)

Baca Juga:  Pedagang Keluhkan Kenaikan Harga Beras dan Minyak Goreng ke Gubernur Ganjar

Menurut Ferry ada banyak manfaat dari pengembangan desa wisata ini. Selain mendongkrak perekonomian warga, juga membantu menjaga kelestarian budaya daerah dan nasional serta lingkungan hidup.

“Dengan hadirnya banyak wisatawan akan membuat masyarakat setempat lebih peduli akan kelestarian daya tarik wisata, baik itu seni budaya tradisional, keindahan alam, maupun bangunan dan peninggalan bersejarah. UMKM juga bisa bangkit,” bebernya.

Ketika sebuah desa sudah memiliki tiga komponen yakni memiliki potensi wisata, minat dan kesiapan masyarakat terhadap pengembangan destinasi wisata setempat dan keunikan konsep desa wisata, maka yang dibutuhkan kemudian adalah adanya keterbukaan, bersatu dan kekompakan.

Baca Juga:  Lewati Jalan Rusak di Pantura Timur, Ganjar Langsung Panggil Kepala Balai Jalan

“Keterbukaan sangat dibutuhkan, utamanya terbuka dalam keuangan yang ada. Uang masuk dan keluar harus benar-benar transparan. Tidak boleh ada penyimpangan. Kemudian semua elemen desa, seperti kades, warga, dan pengelola harus kompak dan bersatu dalam mengelola desa wisata yang ada. Jika tidak kompak maka akan sulit maju dan berkembang,” beber Ferry Wawan.

“Keberadaan Desa Wisata di Jawa Tengah menjadi lebih menarik kalau memiliki identitasnya masing-masing, tidak terkesan “latah” atau hanya meniru konsep Desa Wisata di tempat lain,” kata politisi dari Dapil Jateng X ini yang meliputi kabupaten Kebumen, Banjarnegara dan Purbalingga. (adv/anv)

Sharing:

You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *