Anugerah Meritokrasi Jawa Tengah 2022, Waket Ferry Wawan: Sistem Pembinaan Akan Semakin Berkualitas
SEMARANG (Awal.id) – Pemerintah Provinsi Jawa Tengah memberikan anugerah pada 12 kabupaten/ kota yang berhasil membina pegawai melalui sistem merit. Ajang Anugerah Meritokrasi Jawa Tengah 2022 mendapat apresiasi dari Wakil Ketua DPRD Jateng Ferry Wawan Cahyono. Menurutnya, dengan meritokrasi yang lebih dikedepankan adalah kompetensinya.
Pihaknya berharap, dengan adanya penghargaan ini, ke depan sistem pembinaan akan semakin berkualitas. Melahirkan ASN yang semakin profesional, netral, mampu menerapkan sistem pemerintahan berbasis elektronik, melalui teknologi informasi.
“Penghargaan Meritokrasi, ini adalah buah dari keberhasilan Reformasi Birokrasi, bukan target yang hendak dicapai. Karena tujuan utama dari keberhasilan Reformasi Birokrasi adalah memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat. Anugerah, ini juga pertanda bahwa MPR siap menjalankan tatalaksana pemerintahan sarwo (serba) elektronik. Membuang jauh-jauh penggunaan kertas dan mewujudkan sistem korespondensi berbasis digital,” pungkasnya.
Sementara itu, Sekretaris Daerah Jateng Sumarno mengatakan, prinsip meritokrasi adalah menempatkan pegawai sesuai kompetensinya. Hal itu, menurutnya, sudah dilakukan oleh Pemprov Jateng sejak lama, di bawah kepemimpinan Ganjar Pranowo.
“Kalau pola lama kan tidak (berdasar kompetensi), tapi lebih berdasar unsur kedekatan atau urut kacang (senioritas). Namun dengan meritokrasi yang lebih dikedepankan adalah kompetensinya,” ucapnya.
Sumarno menggarisbawahi, para penerima anugerah meritokrasi jangan lantas berbangga diri. Sebab, anugerah tersebut bukan sekadar predikat, tapi menuntut aksi nyata.
“Yang sudah mendapatkan predikat ini kita tentu akan memantau, karena predikat ini tidak ada artinya jika tidak diterapkan dalam pelaksanaanya,” ungkap Sumarno.(adv/anv)



















