3000 Pelari Disuguhi Keindahan Bangunan Bersejarah Kota Semarang

SEMARANG (Awal.id) – Sebanyak 3000 pelari mengikuti lomba lari Semarang Heritage Family Run 2022 yang mengambil start dan finish di halaman Balai Kota Semarang, Sabtu (29/10).

Selama mengikuti lomba lari yang digelar Pemerintah Kota Semarang berkolaborasi dengan Media Grup Network (MGN), para pelari diajak untuk menikmati pemandangan indah di sejumlah situs-situs bersejarah di Ibu Kota Provinsi Jateng.

Event lari berkonsep sport tourism dengan target kalangan keluarga tersebut menempuh jarak 6,5 kilometer atau sekitar 1,5 jam. Sport tourism ini juga dimaksudkan untuk mengenalkan wisata sejarah yang ada di Kota Semarang.

Hadir pada acara tersebut, Ketua LKPP Hendrar Prihadi yang juga mantan Wali Kota Semarang,  Sekda Kota Semarang Iswar Aminuddin, Sekda Provinsi Jawa Tengah Sumarno, dan Direktur Utama Metro TV Don Bosco Salamun.

Baca Juga:  TKN Yakin MK Bakal Sahkan Kemenangan Prabowo-Gibran

Usai meninggalkan garis start, rombongan pelari pertama kali disuguhi dengan pemandangan indah berupa bangunan Lawang Sewu. Di objek wisata ini menyimpan segudang pengalaman pahit semasa perjuangan melawan penjajahan, baik Belanda maupun Jepang.  Pada masa penjajahan Lawang Sewu  dijadikan  tempat atau ruang tahanan para pejuang bangsa Indonesia.

Selanjutnya, rute para peserta melintasi Simpang Lima hingga Kota Lama. Memasuki garis finish, para peserta lomba lari wisata disuguhi banyak hiburan oleh pihak panitia.

“Selamat bersenang-senang dengan keluarga, semoga acara ini membuat kita sehat lahir dan batin,” ujar Don Bosco Salamun.

Baca Juga:  Bank Jateng Raih 2 Penghargaan BPD Terbaik dalam BIFA 2021

Sekretaris Daerah Kota Semarang Iswar Aminuddin menyampaikan sekitar 3000 pelari ikut ambil bagian pada event lari wisata ini. “Selama melalui rute lari, mereka kami kenalkan dengan sejarah yang berada di Kota Semarang, mulai Tugu Muda, Simpang Lima sampai Kota Lama,” ujar Iswar.

Sekda optimistis event lari yang dikemas dalam sport tourism ini bisa mendukung  peningkatan ekonomi masyarakat dan Pemkot Semarang.

“Karena ini kegiatan orang banyak tentu banyak dari kuliner, hotel, dan sebagainya. Pasti hotel-hotel pada penuh semua. Jadi, saya kita ini adalah bentuk kegiatan yang menurut kami bisa membangkitkan ekonomi Kota Semarang,” terang Iswar.

Baca Juga:  Mendagri Terbitkan Peraturan PPKM Level 4

Sementara salah satu peserta, Affan, mengatakan memuji konsep event Semarang Heritage Family Run yang memadukan olahraga dan pariwisata. Dia berharap panitia pada event tahun depan bisa menggandeng pelaku usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) di Kota Semarang agar bisa tumbung beriringan dengan kemajuan dunia pariwisata Semarang.

“Konsep ini bagus untuk mengenalkan tempat wisata di Kota Semarang, semoga dengan adanya konsep ini Kota Semarang akan lebih dikenal lagi dengan keindahan bangunan peninggalannya, dan juga bisa menggandeng UMKM Kota Semarang”. ujar Affan (29). (is)

Sharing:

You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *