Isu Ditarik Jokowi di LKPP, Hendi : Jangan Dibuat Ramai Dulu, Kita Ikuti Sana

Hendi saat menghadiri acara Safari Politik Puan Maharani di Kota Semarang, Minggu (18/9). Dok Photo Humas Pemkot Semarang
Hendi saat menghadiri acara Safari Politik Puan Maharani di Kota Semarang, Minggu (18/9). Dok Photo Humas Pemkot Semarang

SEMARANG (Awal.id) – Wali Kota Semarang, Hendrar Prihadi ditarik Presiden RI, Joko Widodo, untuk membantunya di Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (LKPP), Jakarta.

Menanggapi isu tersebut, Hendi sapaan akrabnya mengatakan tidak mau membahasnya lebih jauh dan meminta tidak dibuat ramai.

“jangan dibuat ramai dulu, kita ikuti saja,” ujar Hendi di sela-sela acara Safari Politik Puan Maharani di Kota Semarang, Minggu (18/9).

Baca Juga:  Ribuan Relawan Gibran Jateng Gelar Doa Bersama di Semarang

Sementara, Ketua DPD PDIP Jawa Tengah, Bambang Wuryanto menanggapi isu tersebut membenarkan dan menyatakan kalau dari partai sendiri tidak terlalu mempermasalahkan dan mengikuti apa yang diinginkan presiden.

“Kita oke nggak ada masalah, kalau memang itu yang diinginkan (presiden) ya kita ikut. Kita tunggu saja ya, karena soal itu masih 90 persen. Yen wes 100 persen diteken kan berarti sudah sip, tinggal nunggu Kepresnya,” ungkapnya.

Baca Juga:  Pembekalan KKN PPM USM, Prof Sri Budi: Mahasiswa Harus Menjadi Agen Perubahan

Saat disinggung pertanyaan soal siapa pengganti Hendrar Prihadi sebagai Wali Kota Semarang, politisi yang biasa disapa Bambang Pacul ini mengatakan bahwa hal tersebut otomatis diisi oleh Wakil Wali Kota Semarang saat ini, Hevearita Gunaryanti Rahayu atau Mbak Ita sapaan akrabnya.

“Untuk pengganti Hendi pastinya wakilnya naik. Untuk (pengganti) wakil wali kotanya sendiri yo nanti diproses lagi, diajukan oleh partai pengusung, itu urutane wes ono aturane,” tandas Bambang. (is)

Sharing:

You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *