Pengabdi Setan 2 Jadi Tren Film Horor, Tayang Perdana Tembus 500 Ribu Penonton

JAKARTA (Awal.id) – Film karya sutradara Joko Anwar kembali menjadi tren setelah kemarin tayang premiere di bioskop-bioskop dengan judul “Pengabdi Setan 2: Communion”. Pada hari pertama tayang saja penontonnya mencapai angka 500.000 lebih.

Banyak penonton yang merasa puas dengan film yang dibintangi Tara Basro, Endy Arfian dan Ratu Felisha ini. Aksi-aksi horor yang didukung permainan pencahayaan dan detail audio yang terdengar jernih mampu membuat penonton merasa tegang dan seru.

Baca Juga:  Musrenbang Subosukawonosraten, dari Pelajar Sampai Disabilitas Aktif Sampaikan Usulan

Film ini melanjutkan cerita sebelumnya, yakni “Pengabdi Setan 1” yang adalah sebuah remake dari film originalnya “Pengabdi Setan” tahun 1980.

Film ini mengkisahkan sebuah tragedi horor yang berawal dari Mawarni (Ayu Laksmi), seorang istri yang pernikahannya tidak direstui sang mertua karena tidak bisa melahirkan keturunan. Lalu Mawarni pun melakukan perjanjian dengan iblis untuk bisa mendapatkan keturunan.

Suatu saat Mawarni meninggal dunia karena menderita penyakit aneh. Lalu berbagai kejadian yang janggal pun meneror anak-anak Mawarni sampai akhirnya mereka bisa selamat dari maut gugatan iblis.

Baca Juga:  Biskuit Kokola Berbagi Kebahagiaan Hadiah Miliaran Rupiah untuk Konsumen Setianya

Di film “Pengabdi Setan 2”, anak-anak Mawarni pindah ke apartemen baru. Mereka kira akan aman jika menempati apartemen baru. Tapi ternyata teror demi teror kembali terjadi mengejar anak-anak Mawarni. Anda harus melihatnya sendiri!

Adegan film “Pengabdi Setan 2” diambil di sebuah Rumah Susun Sederhana Milik (rusunami) yang telah terbengkalai selama 15 tahun. Para artis Pengabdi Setan 2 mengatakan bahwa tempat itu memang beneran angker. Gedung rusunami yang terletak di Bintara Jaya – Bekasi Barat itu ternyata adalah bagian dari program 1000 towers era pemerintahan SBY tahun 2009 yang tidak rampung. (Ronald)

Sharing:

You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *