KKN UPGRIS Gelar Sosialisasi Pendampingan Orang Tua terhadap Kesehatan Mental Anak di Masa Pandemi
SEMARANG (Awal.id) – Kepala Kelurahan Pleburan, Kota Semarang Fatori Adi SE dan warganya antusias mengikuti kegiatan Sosialisasi Pendampingan Orang Tua terhadap Kesehatan Mental Anak Pada Masa Pandemi yang diadakan oleh mahasiswa KKN Universitas PGRI Semarang Kelompok 9, di Balai Kelurahan Pleburan, Minggu (13/2).
Sosialisasi ini dilakukan untuk memberikan pemahaman terhadap orang tua tentang kesehatan mental yang dialami anak pada masa pembelajaran jarak jauh (PJJ).
Seperti diketahui, sejak adanya peningkatan angka paparan Covid-19, khusus varian baru Omicron, Pemerintah Kota Semarang memberlakukan kembali sistem pembelajaran secara daring. Pembelajaran dengan system online ini dimaksudkan untuk memutus mata rantai penyebaran virus berbahaya tersebut.
Di sisi lain, sistem pembelajaran secara daring membuat pelajar menguras pikiran mereka, karena harus belajar mandiri dengan menggunakan bantuan internet dari handphone. Penggunakan handphone ini sangat mempengaruhi kesehatan mental mereka, karena terbebani untuk menyelesaikan tugas belajar tanpa didamping guru.

Kesehatan mental anak yang dialami selama masa pandemi, antara lain berupa gangguan terhadap rutinitas, pendidikan, rekreasi, serta kecemasan seputar keuangan keluarga dan kesehatan membuat banyak anak muda merasa takut, marah, sekaligus khawatir akan masa depan mereka.
Hasil dari survei daring di Tiongkok pada awal tahun 2020 yang dikutip di dalam The State of the World’s Children, mengindikasikan bahwa sekitar sepertiga responden merasa takut atau cemas, perasaan depresi atau rendahnya minat untuk berkegiatan
Atas dasar tersebut, mahasiswa KKN UPGRIS Kelompok 9 menyelenggarakan kegiatan tersebut dengan tujuan agar orang tua lebih memperhatikan anaknya dimasa pandemi ini. (Faza Farizqi)



















