DPD WJI Jateng Setuju Ormas Tidak Dibawa ke Ranah Politik

Ketua DPD WJI Jateng Rozikin “Bandot” Subastian
Ketua DPD WJI Jateng Rozikin “Bandot” Subastian

SEMARANG (Awal.id) – Ketua Dewan Pimpinan Daerah Warga Jaya Raya Jawa Tengah (DPD WJI Jateng Rozikin “Bandot” Subastian mendukung keputusan DPP WJI untuk tidak membawa organisasi masyarakat (Ormas) ini ke ranah politik.

“Saya setuju dan sependapat dengan keputusan Ketua DPP WJI Jend TNI (Purn) H AM Hendropriyono agar WJI fokus pada masalah sosial kemasyarakatan dan menjauhi dari dunia politik,” kata Rozikin “Bandot” Subastian, di Semarang, Jumat (21/1).

Seperti diketahui, Ketua Umum Warga Jaya Indonesia (WJI) Jenderal (Purn) Prof H AM saat meresmikan Gedung Sekretariat DPP WJI, di Gedung Sekar Wijaya Kusuma, Jakarta Timur, baru-baru ini, mengimbau anggota organisasi masyarakat WJI agar tidak berpartai, dalam rangka memperkuat persatuan (konsolidasi).

Baca Juga:  Pemkab Kendal Siap Kerja Sama dengan USM

“Kita tetap mempertahankan untuk tidak berpartai politik. Sumber penyakit dari persatuan adalah politik yang diusung oleh partai-partai. Nanti ujung-ujungnya akan terjadi perpecahan. Bergeraklah kita dengan kesadaran, bergerak mandiri termasuk dari sisi ekonomi maupun politik, sehingga dapat menjadi perekat persatuan. Ada aturan etika ada aturan hukum,” kata Hendropriono.

Rozikin “Bandot” Subastian yang akrab disapa Mas BD ini, pihaknya dan jajaran pengurusan DPD WJI Jateng siap untuk mengemban amanat dan keputusan yang telah digariskan oleh organisasi.

Baca Juga:  Varian Omicron Masuk Jateng, Kapolda Jateng: Masyarakat Perlu Waspada dan Wajib Taat Prokes

Untuk itu, dia mewanti-wanti para pengurus WJI Jateng untuk tidak berkecimpung di ranah politik yang sudah jelas bukan menjadi wilayah WJI.

Ketua DPD WJI Jateng Rozikin “Bandot” Subastian berfoto bersama para pengurus usai ditunjukkan DPP WJI untuk memimpin ormas kemasyarakatan di wilayah Jateng.

Ketua DPD WJI Jateng Rozikin “Bandot” Subastian berfoto bersama para pengurus usai ditunjukkan DPP WJI untuk memimpin ormas kemasyarakatan di wilayah Jateng.

Menurut BD, keberadaan Ormas WJI di tengah-tengah masyarakat ini untuk membantu masyarakat dalam menyalurkan dan memperjuangkan aspirasinya untuk memperoleh hak-hak yang seharusnya diterima warga negara.

“Ormas WJI hadir untuk memberdayakan masyarakat, terutama untuk kelompok warga miskin dari berbagai bidang melalui penguatan modal sosial dan pelaksanaan Tindakan Bersama seluruh masyarakat,” kata BD.

Baca Juga:  Bollywood Night, Perayaan Tahun Baru Penuh Warna di Hotel GranDhika Pemuda Semarang

BD menyakini dengan fokusnya Ormas WJI di bidang sosial, solidaritas sosial masyarakat Jateng akan terjalin.

Di sisi lain, lanjut dia, kebutuhan masyarakat miskin di bidang infrastruktur, ekonomi, Kesehatan, Pendidikan serta meningkatnya pendapatan, daya beli dan angka harapan hidup.

“Dengan kemudahan dan pemberian fasilitas tersebut, kesempatan akses usaha dan kesempatan kerja bagi masyarakat miskin semakin terbuka. WJI Jateng siap membantu masyarakat Jateng menuju sejahtera,” katanya.

Untuk menggapai tujuan tersebut, menurut BD, pihaknya akan menjalin kerja sama kegiatan sosial melalui kemitraan dengan Pemerintah Provinsi Jawa Tengah, dunia usah dan kelompok lain yang peduli kepada peningkatan kesejahteraan masyarakat miskin. (is)

Sharing:

You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *