Desa Bojonggede Resmikan Fasum Ruang Terbuka Hijau

KENDAL (Awal.id) – Bupati Kendal Dico M Ganinduto meresmikan Fasilitas Umum (Fasum) Ruang Terbuka Hijau, di Desa Bojonggede, Kecamatan Ngampel, Kabupaten Kendal, Minggu malam (12/12),

Dico Ganinduto mengucapkan terima kasih dan apresiasi kepada kepala desa, para perangkat desa dan seluruh masyarakat Desa Bojonggede yang telah membuat replika Jembatan Lengkung Merah sebagai ruang terbuka hijau.

Selain meningkatkan ekonomi kreatif, kata bupati, pemasangan replika jembatan pelengkung itu akan menjadi kebanggaan masyarakat Kendal.

“Saya mengajak masyarakat untuk terus bersama-sama dengan Pemerintah Kabupaten Kendal melakukan pembangunan-pembangunan yang baik, dan terlebih harus memiliki pola pikir untuk mau maju ke depannya,” kata Dico.

Baca Juga:  Bank Jateng Bantu 6 Unit Isotank untuk Penanganan Covid-19 di Jateng

Dico mengatakan, jika masyarakatnya kompak, pemerintahnya juga kompak, maka dalam jangka waktu dekat Kendal akan lebih baik dan masyarakatnya bisa lebih sejahtera.

Bupati mengakukan akan selalu mensuport destinasi-destinasi wisata yang ada di Kabupaten Kendal. Di masa masa pandemi ini, dia mengingatkan masyarakat tetap terus menjaga protokol kesehatan.

Semenatara itu, Kepala Desa Bojonggede, Didik Hariwan mengatakan kegiatan ini peresmian fasum ruang terbuka hijau di Desa Bojonggede yang bertujuan untuk memberikan ruang terbuka bagi masyarakat.

“Ruang terbuka hijau dengan replika jembatan pelengkung ini kami buat mengingat Desa Bojonggede wilayahnya kecil, sehingga dengan ruang terbuka hijau pasti dibutuhkan oleh masyarakat,” jelasnya.

Baca Juga:  Pasar Boja Butuh Sentuhan Segera: Gubernur Jateng Dukung Revitalisasi dengan Anggaran Perubahan

Didik mengatakan, ruang terbuka hujau ini diberi nama “Cokro Bahu” yang diambil dari nama dari salah satu Tumenggung Mataram dan nama Bupati Kendal sejak jaman Kerjaan Mataram, agar para generasi muda Kendal bisa terus mengingat jasa-jasa para pendahulu yang sudah berjuang.

“Acara peresmian juga menggunakan baju adat Jawa agar tercipta suasana seperti jaman Kerajaan Mataram, dan mengenakan kembali Budaya Jawa kepada para kaum generasi millenial, agar menambah cinta budaya asli dari bangsa ini, agar istilah jawanya tidak hilang,” tuturnya.

Baca Juga:  TMMD Sasar Pembangunan Jalan Desa Ngesrepbalong Kendal

Sementara itu, peresmian ini mendapatkan apresiasi dari para tokoh masyarakat Desa Bojonggede, salah satunya Kiai Robani. Kiai Robani mengatakan selam kepemimpinan Kepala Desa Didik Hariawan, banyak hal yang sudah dilakukan, seperti adanya jalan baru sodedenan, pengairan baru, dan fasilitas umum yang hari ini telah diresmikan oleh Bupati Kendal Dico M Ganinduto.

Perlu diketahui, dalam acara peresmian dilakukan juga digelar adanya pameran pohon bonsai yang laksanakan selama lima hari dengan mengangkat tema “Labuh Bebrayan Gumegrah Bonsai Bumi Bahurekso”. (is)

Sharing:

You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *