Bupati Dico Minta Perayaan Nataru Warga di Rumah dan tidak Berkumpul

KENDAL (Awal.id) – Pemudik dengan mengendarai sepeda motor yang hendak liburan Nataru tergeletak dan mengalami sesak nafas di pinggir jalan raya pantura Kendal. Kemudian warga yang melihat kejadian tersebut menghubungi layanan 112 untuk meminta pertolongan.

Kondisi korban membuat warga tidak berani mendekat, khawatir membawa virus Covid-19. Petugas yang datang harus menggunakan pakaian APD lengkap mengantisipasi penularan dan penyebaran. Petugas juga mendata teman seperjalanan, agar memudahkan tracing jika terindikasi positif Covid-19.

Langkah ini merupakan antisipasi penyebaran Covid-19 di libur Natal dan Tahun Baru. Pemerintah Kabupaten Kendal dan Polres Kendal sudah melakukan langkah antisipasi penyebaran Covid di saat Nataru.

Baca Juga:  CJIBF 2022 Resmi Dibuka, Ini Salah Satu Cara Jateng Tarik Investor

Bupati Kendal Dico M Ganinduto saat memimpin apel Operasi Lilin Candi 2021 di Maporles Kendal, Kamis (23/12), mengatakan warga Kendal yang melakukan perjalanan mudik di libur Natal dan Tahun Baru didata dan diawasi.

“Ini langkah antisipasi agar tidak terjadi klaster dan peningkatan angka positif di perayaan natal dan tahun baru. Pelaku perjalanan akan kita data terutama yang datang ke Kendal agar mudah saat melakukan tracing,” ungkapnya.

Baca Juga:  PSIS Launcing Jersey Baru untuk Liga 1 2021/2022

Bupati meminta saat perayaan Natal dan Tahun Baru warga lebih baik di rumah tidak berpergian atau berkumpul yang bisa menimbulkan keramaian. Pengecekan pelaku perjalan tidak dilakukan namun satgas Covid-19 akan melakukan pendataan kepada pendatang.

“Wisata tetap buka kecuali pas Natal dan Tahun Baru, sesudah dan sebelumnya silakan buka, namun tetap dengan protokol kesehatan,” kata Dico.

Sementara Kapolres Kendal AKBP Yuniar Ariefianto mengatakan, personel yang dilibatkan dalam Operasi Lilin Candi 2021 sebanyak 398 anggota dengan 7 pos  PAM dan satu pos pelayanan di Kota Kendal.

Baca Juga:  Kajati Jateng Ponco Hartanto Hadiri Upacara Peringatan Hari Jadi Ke-79 Provinsi Jawa Tengah

“Kita juga melakukan sterilisasi gereja di Kendal, khususnya di gereja besar dan titik titik yang rawan,” jelasnya.

Sedangkan untuk pengamanan di lokasi wisata, Polres Kendal sudah berkoordinasi dengan dinas terkait agar dilakukan pengetatan pengunjung. Yang terpenting di setiap objek wisata ada barcode PeduliLindungi. (is)

Sharing:

You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *