Awas! 4,8 Juta Pemudik Diprediksi Masuk Jateng saat Nataru

Gubernur Jateng Ganjar Pranowo memimpin Rakor Penanganan Nataru bersama jajaran Forkopimda dan tokoh lintas agama di Gradhika Bhakti Praja kompleks Pemprov Jateng, Jumat (10/12)
Gubernur Jateng Ganjar Pranowo memimpin Rakor Penanganan Nataru bersama jajaran Forkopimda dan tokoh lintas agama di Gradhika Bhakti Praja kompleks Pemprov Jateng, Jumat (10/12)

SEMARANG (Awal.id) – Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo, meminta seluruh daerah di Jawa Tengah siaga menghadapi lonjakan pemudik saat libur Natal dan Tahun Baru (Nataru).

Survei dari Kementerian Perhubungan mencatat, diprediksikan akan ada 4,8 juta pemudik yang akan masuk Jawa Tengah.

Hal itu disampaikan Ganjar saat memimpin Rapat Koordinasi Penanganan Nataru bersama jajaran Forkompimda dan tokoh lintas agama di Gradhika Bhakti Praja kompleks Pemprov Jateng, Jumat (10/12).

Baca Juga:  Luar Biasa, Siti Atikoh Ganjar Berhasil Selesaikan Full Marathon 42 Km

Ganjar mengatakan, diperlukan pemahaman bersama agar penanganan Nataru bisa dilakukan dengan maksimal.

“Kalau melihat potensi itu (4,8 juta) memang gedhe ya. Maka kita hari ini rapat bersama Forkompinda agar punya pemahaman bersama agar Nataru nanti bisa berjalan dengan baik,” katanya.

Apapun, lanjut Ganjar, harus dilakukan untuk mencegah terjadinya mobilisasi pemudik yang cukup besar.

Maka, Ganjar menandaskan, pihaknya akan terus komunikasi dengan keluarga masyarakat Jateng yang ada di luar Jateng untuk merayakan Nataru di tempatnya masing-masing.

Baca Juga:  Hasil Tes Pasien Suspek Cacar Monyet di Jateng Dipastikan Negatif

“Yang terbesar itu kan di Jakarta, Jabar dan Jatim. Nanti kita akan komunikasi dan minta bantuan mereka agar tetap di tempatnya masing-masing. Agar tidak terjadi perpindahan yang massif,” tuturnya.

“Saya berharap tidak terjadi perdebatan, bahwa kondisi saat ini sudah membaik dan masyarakat merasa boleh berpegian kemana saja. Kami minta dukungan semua pihak,” tegasnya. (is)

Sharing:

You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *