Tingkatkan Kunjungan Wisatawan, Pemkot Batu Gelar Pameran Hybrid Expo Pariwisata
SEMARANG (Awal.id) – Pemerintah Kota Batu, Jawa Timur melalui Dinas Pariwisata akan menggelar pameran “Hybrid Expo Pariwisata Kota Batu” mulai Jumat besok (19/11) hingga 21 November, di Hall Dino Mall Jawa Timur (Jatim) Park 3 Kota Batu.
Kabid Pemasaran Pariwisata, Dinas Pariwisata Kota Batu, Dwi Nova Andriany mengatakan expo pariwisata ini diselenggarakan sebagai ajang untuk membangkitkan ekonomi daerah akibat terdampak pandemic Covid-19.
“Kegiatan ini untuk untuk membangkitkan sektor riil dan meningkatkan kunjungan wisatawan ke Kota Batu yang terdampak Covid-19,” kata Dwi Nova Andriany kepada awal.id, di Kota Batu, Kamis (18/11).
Menurut Nova, Pemerintah Kota Batu terus mendorong agar sektor ekonomi kreatif dan wisata bisa kembali bangkit. Pasalnya, sektor ini selama ini menjadi penopang utama perekomian di Kota Batu.
sebagai penopang uTerkait hal tersebut, Pemerintah Kota melalui Dinas Pariwisata Kota Batu menggelar pameran “Hybrid Expo Pariwisata Kota Batu” yang akan berlangsung pada 19-21 November, di halaman Jawa Timur (Jatim) Park 3 Kota Batu.
Pada event tersebut, kata dia, Dinas Pariwisata Kota Batu akan memprakarsai berbagai kegiatan yang dapat meningkatkan kunjungan wisatawan dan pemasaran produk UMKM, sehingga berdampak pada peningkatan perekonomian para pelaku usaha wisata, ekonomi kreatif dan UMKM di Kota Batu.
“Selain pameran pariwisata dan produk ekonomi kreatif nusantara, ada juga pameran bisnis, investasi dan produk unggulan daerah dan pagelaran seni budaya, serta fashion show nusantara,” ujarnya.
Nova menjelaskan berbagai langkah strategis akan dilaksanakan untuk mendukung pemulihan ekonomi daerah dan meningkatkan pendapatan masyarakat.
“Pada pameran hybrid pariwisata ini, Pemkot Batu bekerja sama dengan berbagai instansi, seperta Pemerintah Pusat, Provinsi, BUMN, BUMD dan Komunitas masyakarat,” paparnya.
Dia mengatakan masyarakat dapat mengikuti dan berpartisipasi pada kegiatan tersebut melalui akun Youtube Dinas pariwisata Kota Batu sekaligus dapat berbelanja online dan menikmati berbagai kegiatan seru lainnya.
Sedang masyarakat yang ingin menyaksikan pameran secara langsung, sambung dia, mereka dapat mendatangi lokasi dengan ketentuan harus mematuhi protokol kesehatan dengan ketat.

Dwi Nova optimistis event tersebut nantinya dapat meningkatkan kunjungan dan kehadiran wisatawan nusantara ke Batu. “Tentunya wisatawan harus menerapkan protokol kesehatan berupa cleanliness, health, safety, environment sustainbility (CHSE) Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif RI,” ujarnya.
Dia tidak menampik Pameran Hybrid Expo Pariwisata Kota Batu digelar untuk membantu dan meningkatkan pemasaran produk-produk UMKM dan ekonomi kreatif di Kota Batu. Selain itu, juga untuk memberikan kesempatan kepada para UMKM dan pelaku ekonomi kreatif serta pariwisata agar dapat mempromosikan Kota Batu, baik secara offline maupun online.
Di sisi lain, kata dia, event yang digelar juga untuk meningkatkan digitalisasi berbagai bidang usaha, pariwisata, ekonomi kreatif dan pemasaran produk UMKM di Kota Batu. Selama pameran expo, Dinas Pariwisata tetap menjalankan sesui aturan yang telag ditetapkan Oleh Kementerian Pariwisata dan Ekonimo Kreatif.
“Event boleh digelar dengan penerapan protokol kesehatan CHSE dengan system hybrid, yaitu pameran offline, dengan pembatasan pengunjung. Sedangkan untuk online, masyarakat dapat berkunjung dan mengakses langsung melalui website pameran www.batuwisatavirtualexpo.com . Jadi masyarakat bisa melihat produk-produk kreatif yang ada di pameran, dengan kategori kriya, fashion, dan kuliner,” paparnya.
Pada Pameran Hybrid Expo Pariwisata Kota Batu juga dirangkai dengan sejumlah acara menarik lainnya, seperti Welcome Dinner dan Temu Bisnis “Digdaya Ekonomi Kreatif Kota Batu”. Tak hanya itu, ada juga lomba vlog blogger youtube tentang “Review Wisata dan Ekonomi Kreatif Kota Batu”. Kemudiam ada live shoping dan promosi produk daerah kota/kabupaten di Indonesia dan penganugerahan stand terbaik. (is)




















