Kenalkan kepada Masyarakat, Porgasi Jateng Gelar Kopdar dan Kompetisi Airsoft Gun
SEMARANG (Awal.id) – Persatuan Olahraga Airsoft Seluruh Indonesia Jawa Tengah (Porgasi Jateng) menggelar acara Kopi Darat (Kopdar) kumpul-kumpul bareng komumitas penggemar Airsoft dan kompetisi menembak, Ger Kontes serta mini kompetisi cosplay militery di Angkringan Blendoek, Jalan Gajahmada Semarang, Sabtu malam (13/11).
Perlu diketahui, Porgasi merupakan wadah atau organisasi yang menaungi komunitas penggemar airsoft gun dan para pecinta airsoft gun. Olahraga airsoft gun ini, selain asyik dan menyenangkan, ternyata juga aman jika dimainkan. Pasalnya, peluru yang digunakan dalam permainan airsoft itu, bukanlah peluru yang bisa menembus kulit hingga berdarah.
Ketua Pelaksana Kopdar dan Kompetisi Airsoft Gun, Widiakmoko, atau yang biasa disapa Moko, menjelaskan acara kopdar ini sebagai ajang edukasi, sosialisasi atau perkenalan airsoft gun kepara pecintanya dan masyatakat yang berkunjung di Angkringan Blendoek Semarang.
“Jadi kami adakan kopdar dan kompetisi ini, tujuannya untuk mengedukasi masyarakat. Kami sosialisasikan ini supaya pecinta airsof gun dan masyarakat juga tahu dan mengerti, bahwa olahraga ini merupakan olahraga positif. Jadi kita tidak ingin bagi pemilik airsoft gun ini digunakan untuk kejahatan,” kata Moko kepada wartawan awal.id, Minggu (13/11).

Menurut Moko, olahraga airsoft gun ini aman untuk dimainkan, karena menggunakan replika senjata api dengan skala 1:1 dan bukan senjata asli pada umumnya yang digunakan oleh TNI. Dalam dunia airsoft gun, para pemain menyebutnya dengan istilah “unit” untuk replika tersebut.
“Unit yang digunakan, airsoft gun menggunakan udara untuk bisa melontarkan peluru BB berbahan plastik dengan berat bervariatif, dari 0.20 gram hingga 0.35 gram. Ini sangat aman, tapi olahraga ini juga tidak untuk sembarangan, seperti misalnya untuk tindak kejahatan, atau hal-hal negatif lainnya, jelas itu sangat dilarang,” ujarnya.
Replika airsoft gun ini merupakan replika jenis senjata-senjata yang ada di dunia, mulai dari jenis pistol, revolver, submachine gun, assault rifle, sniper rifle dan shotgun. Walaupun termasuk kategori mainan, airsoft gun juga dapat melontarkan peluru plastik bulat berukuran 6 mm (bb) secafa single action, semi otomatis ataupun full automatic.
Sebagai informasi bahwa Persatuan Olahraga Airsoft Seluruh Indonesia (Porgasi) merupakan induk olahraga airsoft di Indonesia berdasarkan keputusan Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia (HAM), Nomor AHU-0000009.AH.01.07.Tahun 2015.
Porgasi terbentuk pada tanggal 19 Oktober 2013 melalui mekanisme musyawarah nasional (Munas) yang dihadiri oleh wakil dari 108 klub airsoft dari 18 provinsi. Airssoft adalah jenis olahraga permainan yang menyimulasikan kegiatan militer atau kepolisian yang menggunakan replika senjata api yang disebut airsoft gun.
Salah satu peserta kompetisi airsoft gun, Agra Bahana mengaku sangat senang dengan hadirnya Porgasi ini. Dia berharap akopdar dan kompetisi seperti ini agar sering digelarkan untuk membangkitkan animo masyarakat terhadap olahraga ini.
“Dengan hadirnya Porgasi ini, tentu sangat membantu para pecinta airsoft gun, selain kompetisinya yang mengasyikan, hal ini menurut saya, bisa juga untuk ajang edukasi kepada masyarakat. Dengan seringnya sosialisasi kepada masyarakat, mereka jadi tahu olahraga airsoft gun ini. Sering-seringlah diadakan,” katanya. (is)



















