Kawanan Kera Liar Serang Warga Pamekasan, Satu Orang Meninggal

Ilustrasi kera liar
Ilustrasi kera liar

SURABAYA (Awal.id) – Warga perbatasan Desa Kacok dan Rek Kerrek, Kecamatan Palengaan, Kabupaten Pamekasan, Jawa Timur, dibuat heboh oleh kawanan kera liar yang masuk area pemukiman penduduk.

Tak hanya itu, kawanan kera liar tersebut telah menyerang empat orang anak setempat hingga terluka dan menyebabkan satu orang warga meninggal dunia.

Akibat kejadian tersebut, pemerintah desa setempat melaporkan peristiwa tersebut ke aparat keamanan yang berwajib.

Kepala Desa Kacok Baihaqi mengatakan, empat korban anak masih berstatus sebagai pelajar dan santri pondok pesantren. Akibat gigitan kera, mereka langsung dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan medis.

Baca Juga:  Megawati Lantik Ganjar sebagai Ketua DPP PDI Perjuangan

“Kera liar menyerang anak-anak, bahkan ada yang meninggal dunia. Hanya korban yang meninggal ini kondisinya sudah tua,” kata Baihaqi, Selasa (24/8).

Hingga saat ini, kata Baihaqi, warga penduduk terus bersiaga terhadap teror kera. Kera liar itu berdasarkan laporan warga berjumlah empat ekor. Dua diantaranya paling ganas menyerang warga.

“Kera liar masih belum hilang dari perkampungan warga, kadang datangnya mendadak, yang tiba-tiba tiarap di atas rumah dan kandang hewan milik warga,” ungkapnya.

Baca Juga:  Manajemen Mudik Berjalan Lancar, Ganjar Apresiasi Koordinasi Pemerintah Pusat

Sementara itu, Kapolsek Palengaan Iptu Sri Sugiarto sudah menyisir tempat kejadian perkara, di dua tempat, yakni Dusun Bapao, Desa Kacok, dan Dusun Sumbersari, Desa Rek Kerrek.

Menurutnya, kera liar tidak hanya menyerang warga, tapi sebagian ada yang merusak pekarangan tanaman. Kemudian mencuri buah-buahan, dan telur ayam.

“Kami sudah melakukan penyisiran di lokasi-lokasi yang biasanya kawanan kera muncul, baik di perkampungan dan perkebunan sekitar pondok pesantren, namun masih belum ditemukan tanda tanda di mana kawanan kera muncul,” kata Sri.

Baca Juga:  Dongkrak Performa di Liga 1 Musim Depan, PSIS Rekrut Taisei Marukawa dan Carlos Fortes

Saat ini, kata dia, aparat sedang meminta masukkan dari sejumlah tokoh masyarakat, instansi kebencanaan, dan aparat desa dan kecamatan, untuk mencari solusi mengatasi kawanan kera liar tersebut. Sehingga keresahan warga dapat diredam dan diminimalisir. (is)

Sharing:

You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *